Pemuda Kabah Datangi Kantor Walikota Jogja

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jum'at, 11 Januari 2013 11:57 WIB
Pemuda Kabah Datangi Kantor Walikota Jogja

 

JOGJA -- Puluhan anggota Gerakan Pemuda Kabah (GPK) sayap organisasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendatangi Balaikota Jogja, Jumat (11/1/2013). Kedatangan mereka untuk mendesak Walikota Jogja Haryadi Suyuti agar dana hibah Rp5 miliar untuk dua partai politik di DPRD Jogja tidak dicairkan.

Menurut GPK prosedur dan data penerima dana hibah disinyalir menyalahi Permendagri 32/2011. Selain itu, menurut Lilik Supriyanto Untung, Ketua GPK DIY, penerima dan penetapan penerima hanya dilakukan oleh oknum, anggota DPRD.

"Ada mafia anggaran. Ada oknum anggota Dewan saat menyerahkan data bilang jangan sampai partai-partai lain tahu dengan data penerima dana hibah itu," jelas Lilik saat mendatangi Balaikota Jogja.

Fakta tersebut, jelasnya, tidak sesuai dengan asas keadilan, kepatutan dan rasionalitas.Untuk itu, pihaknya menuntut agar Walikota Jogja tidak mencairkan pengalokasian dana hibah tersebut lantaran melanggar dan menyimpang dari aturan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online