ANGIN KENCANG: Tanggap Darurat Terkendala Logistik

Jum'at, 11 Januari 2013 15:20 WIB
ANGIN KENCANG: Tanggap Darurat Terkendala Logistik

MAKASSAR, 10/1 - AKIBAT ANGIN KENCANG. Seorang pengendara berusaha menerobos tiang listrik yang tumbang akibat diterjang angin kencang di kelurahan Tallo Makassar, Sulsel, Kamis (10/1). Makassar diterjang angin kecang pada Kamis (10/1) dini hari yang mengakibatkan sejumlah pohon dan tiang listrik tumbang sehingga sebagian besar wilayah Makassar mengalami pemadaman listrik hingga 12 jam. FOTO ANTARA/Yusran Uccang/Koz/mes/13.

http://www.harianjogja.com/baca/2013/01/11/angin-kencang-tanggap-darurat-terkendala-logistik-367309/seorang-pengendara-berusaha-menerobos-tiang-listrik-yang-tumbang-akibat-diterjang-angin-kencang-di-kelurahan-tallo-makassar-sulsel-kamis-101-2" rel="attachment wp-att-367310">http://images.harianjogja.com/2013/01/Pohon-Tumbang-100113-YU-21-370x235.jpg" alt="" width="370" height="235" />KULONPROGO -- Pascabencana angin kencang yang melanda wilayah Kulonprogo, Pemkab Kulonprogo memberlakukan status tanggap darurat, Jumat (11/1/2013). Sayangnya stok logistik mengkhawatirkan.

Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo, Eko Susanto mengatakan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang status tanggap darurat sudah dikeluarkan menyusul cuaca ekstrem di wilayah tersebut. Tanggap darurat tersebut akan berlangsung selama tujuh hari.

Sayangnya meski dalam keadaan tanggap darurat, stok logistik yang dimiliki BPBD Kulonprogo sangatlah tipis, baik dalam bentuk beras maupun makanan siap saji. BPBD sudah mengajukan permohonan bantuan enam ton beras dan 120 kardus mi instan ke Dinas Sosial DIY.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online