Merek Air Mineral Asal Kulonprogo Ditolak

Minggu, 20 Januari 2013 16:45 WIB
Merek Air Mineral Asal Kulonprogo Ditolak

KULONPROGO -- Izin merek air mineral kemasan Kulonprogo, Proqua, ditolak Kemenkumham.

Direktur Utama PDAM Kulonprogo Jumantoro mengatakan, pihaknya sudah mendapat kepastianmerek Proqua telah ditolak. Penolakan itu, kata dia, sudah disampaikan kepada bupati.

Akhirnya PDAM pun mengajukan mereka lain yakni KU. "Bapak Bupati mengusulkan agar diajukan merek baru yakni KU, singkatan dari Kulonprogo. Kami optimis kali ini bisa lolos,” kata Jumantoro, Minggu (20/1/2013).

Menurut dia, secara normatif mengurus perizinan merek membutuhkan waktu selama 14 bulan. Namun, untuk merek KU tidak akan terlalu lama karena PDAM sudah mendaftarkan sejak Juni 2012, sehingga tinggal menyusulkan perubahan merek karena ada penolakan.

Dia menjelaskan, kendati merek yang akan digunakan ditolak namun produksi air mineral untuk kebutuhan internal tetap berlangsung. Kapasitas produksi air kemasan gelas yang diambil dari sumber mata air Clereng, Pengasih, mencapai 2.400 gelas pe rjam. Setiap hari, PDAM berproduksi selama empat jam.  Menurut dia, produksi sesuai standar yang diatur dalam Permenkes nomor 492/2010.

Ia melanjutkan, setelah merek disetujui dan KU masuk pasar, volume akan ditambah disesuaikan dengan kebutuhan pasar. PDAM juga akan menyiapkan varian produk lain seperti kemasan botol dan galon. Untuk kebutuhan itu, lanjut dia, dibutuhkan investasi hingga Rp500 juta.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online