Jakarta Banjir, Warga Gunungkidul Cemas

Minggu, 20 Januari 2013 18:10 WIB
Jakarta Banjir, Warga Gunungkidul Cemas

Bisnis/Alby Albahi POSKO BANTUAN PGN Suasana posko bantuan bencana di Perumahan Ciledug Indah I, Tangerang, Banten(20/1). Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melaksanakan acara bhakti sosial dan membuka dapur umum serta posko kesehatan.

http://images.harianjogja.com/2013/01/20113-ABI-01BANTUANPGN21-370x247.jpg" alt="" width="370" height="247" />GUNUNGKIDUL -- Bencana banjir bandang yang melumpuhkan Jakarta membuat warga Gunungkidul ikut cemas. Pasalnya, sekitar 100.000 jiwa warga Gunungkidul merantau di Ibu Kota.

Bupati Gunungkidul Badingah menyatakan telah berkomunikasi dengan pengurus Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) di Jabodetabek yang berencana membuka posko bantuan untuk meringankan beban pengungsi banjir.

“Kami siap untuk membuat posko untuk saudara di Jakarta. Tapi sedang kami kaji lagi sejauhmana rencana itu. Kami sedang lakukan koordinasi dengan Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) di Jakarta,” kata Bupati Gunungkidul Badingah, Minggu (20/1/2013).

Sementara itu, Ketua IKG Benyamin Sudarmadi dihubungi wartawan melalui sambungan telepon membenarkan ada hampir 100.000 warga Gunungkidul yang selama ini merantau di Jakarta dan sebagian terkena dampak banjir.

“Dari jumlah tersebut diperkirakan sekitar 70 persen terkena dampak langsung banjir,” ujarnya.

Menurut dia, meski di kawasan permukiman yang dihuni tidak seluruhnya tergenang air, tetapi di tempat mereka bekerja tergenang banjir dan menyebabkan aktivitas terhenti.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online