Klenteng Gondomanan Rayakan Imlek

Minggu, 10 Februari 2013 20:45 WIB
Klenteng Gondomanan Rayakan Imlek

JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha Warga menyaksikan pesta kembang api di kawasan Pasar Gede Solo, Minggu (10/2) dini hari pada perayaan Tahun Baru Imlek 2564

http://images.harianjogja.com/2013/02/100213_SOLO_KEMBANG-API-IMLEK_BUR2-370x220.jpg" alt="" width="370" height="220" />JOGJA -- Ratusan masyarakat Thionghoa Jogja merayakan perayaan Imlek 2564 di Klenteng Fuk Ling Miau Gondomanan sejak Sabtu (9/2/2013) malam hingga Minggu (10/2/2013). Mereka menggelar doa di rumah ibadah yang ada di tengah kota Jojga.

Sekretaris Pengurus Klenteng Gondomanan, David Haliem mengatakan, ritual doa bersama dipimpin beberapa orang biksu dengan memanjatkan doa Vajrachedika Prajna Paramita Sutra dan Maitreya Bodhisattva Sutra.

Davis mengatakan Imlek 2564 atau 2013 masehi yang masuk dalam tahun ular air ini dianggap sebagai tahun yang perlu diwaspadai. Dibutuhkan doa agar sepanjang tahun ini bisa dipemnuhi berkah.

“Sembahyang ini merupakan rasa syukur dan doa kepada Tuhan. Terutama juga untuk memberikan ucapan saling memaafkan sesama umat manusia," kata David di Klenteng Gondomanan, Minggu (10/2/2013).

David melanjutkan, perayaan Imlek tahun ini berjalan aman dan lancar. Meski hujan sempat mengguyur sebentar di hari Minggu pagi, namun hal tersebut tidak menghalangi masyarakat Thionghoa di Jogja untuk berdoa di Klenteng itu.

“Selain berdoa, masyarakat Thionghoa di Jogja juga bersilaturahmi satu sama lain di Klenteng Gondomanan. Jadi di sini seperti membina hubungan baik kembali dengan beberapa orang,” jelas David.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online