Taru Martani Bantah Tak Terapkan SUSU, Ini Hasil Pemeriksaan Disnakertrans DIY
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
http://images.harianjogja.com/2013/02/nenek-370x289.jpg" alt="" width="370" height="289" />JOGJA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja setiap tahun hanya mampu memberikan dana bantuan kesejahteraan bagi 140 orang lanjut usia (Lansia). Padahal, jumlah lansia telantar di Jogja mencapai 1.400 orang.
Kabid Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Jogja Cahya Wijayanta menjelaskan, setiap bulan lansia telantar memperoleh dana bantuan Rp300.000 dari APBD. Bantuan tersebut hanya untuk 140 orang lansia di 14 kelurahan.
Menurutnya, penerima dana tersebut dilakukan secara bergilir sehingga penerima tahun ini tidak akan menerima dana tersebut tahun depan. "Dana diberikan secara bergilir setiap tahun. Ini karena dana terbatas. Masing-masing kelurahan 10 orang," jelas Cahya di kantornya, Senin (25/2/2013).
Diakui Cahya, APBN hanya bisa mencakup lansia di 18 kelurahan dari 45 kelurahan. "Jumlah penerima sekitar 10 hingga 20 lansia setiap bulan. Mereka rutin menerima dana Rp200.000," urainya.
Cahya mengatakan, daftar tunggu lansia telantar untuk memperoleh dana bantuan mencapai 20-25 orang setiap kelurahan. Daftar tunggu tersebut, sambungnya, menjadi pegangan Dinsos untuk menggilir penerima bantuan.
"Kami bekerja sama dengan pekerja sosial masyarakat, forum lansia, paguyuban lansia dan komisi daerah lansia di setiap kelurahan dan kecamatan," katanya.
Lansia terlantar adalah yang hanya tinggal sendiri dan tidak diurusi oleh keluarga dengan berbagai alasan. Baik tidak memiliki keluarga, keluarga lansia tersebut jauh maupun sengaja diterlantarkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Persis Solo kalah 0-2 dari Kendal Tornado FC di Stadion Manahan. Patrick Cruz dan Ousmane Maiket mencetak gol untuk tim tamu.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyoroti proporsi mahasiswa STEM Indonesia yang masih 28 persen dan pentingnya penguatan sains fundamental.
Hotspot karhutla Indonesia naik menjadi 1.271 titik. Kalteng mencatat 355 titik dan Kalbar 246 titik hingga 2 Oktober 2026.
Profil Irjen Langgeng Purnomo, Kapolda DIY baru yang merupakan lulusan Akpol 1995 dan pernah menjabat Kapolres hingga pejabat SSDM Polri.
IRS Piala Bupati Bantul 2026 diikuti 727 peserta dari 66 klub. Sekitar 400 peserta merupakan anak-anak pemula.