KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
http://images.harianjogja.com/2013/04/ilustrasi-pembunuhan-googleimage1-370x211.jpeg" alt="" width="370" height="211" />JOGJA – Belum genap sebulan aksi damai ormas-ormas di DIY menolak premanisme, dua kelompok pemuda terlibat bacok-bacokan di Gerbang Jagabaya Tamansari, Kraton Jogja, Sabtu (6/4/2013) dini hari.
Akibatnya, delapan orang luka. Polisi baru menetapkan dua tersangka dalam kasus ini.
Berdasarkan informasi yang diterima Harian Jogja, dua kelompok pemuda tersebut bentrok di dekat sebuah warung angkringan, di persimpangan jalan Nagan Kulon dan Kadipaten Kulon. Bentrok terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.
Kelompok yang bertikai adalah kubu Eka Setiawan, 27, warga Wonosari, Gunungkidul beranggotakan empat orang dan kubu Andre, 20, warga Suryowijayan bersama teman-temannya.
Akibat aksi bacok-bacokan itu, Eka terluka sepanjang 15 cm di bagian kedua pipi dan di kedua punggungnya masing-masing 5 cm. Reza Ismawadi, 20, warga Kasihan, Bantul, juga terluka akibat sabetan senjata tajam pada tangan kanan sepanjang 15 cm.
Sedangkan Andre, terluka di bagian kepala dan tubuhnya. Selain itu, lebih dari lima orang lainnya mengalami luka-luka baik di tangan, punggung dan kepala.
“Kejadiannya sekitar pukul 04.00 WIB. Saya enggak tahu masalahnya apa. Tahu-tahu ada peristiwa itu. (setelah membacok). Pelakunya langsung pergi,” kata Budi.
Partono, 60, penjual angkringan warga Kadipaten Kulon, Kraton yang terlihat shock.
Hal senada disampaikan Prawiro, 60, pemilik warung klontong di seberang jalan angkringan Budi.
“Saya sebenarnya mau keluar, salat subuh. Sudah ada ribut-ribut, motor di blayer-blayer. Ada orang yang terkapar berdarah, saya takut dan mengunci pintu,” kata nenek itu kepada Harian Jogja.
Menurut Kasaman, 40, warga sekitar, peristiwa itu bermula dari masalah sepele.
“Yang dibacok itu awalnya nanya rokok, setelah ditunjukkan lokasi pembelian rokok, dia datang lagi ke angkringan sama teman-temannya. Terus terjadi pembacokan,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.
Google menguji pusat data AI di luar angkasa lewat Project Suncatcher dengan membawa empat chip TPU ke orbit.