IHSG Hari Ini Dibuka Melemah, Saham BBCA, BREN, dan BBRI Tekan Indeks
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
KULONPROGO-Peserta Ujian Nasional tingkat SMA/SMK di Kulonprogo mengeluhkan lembar jawaban yang terlalu tipis. Hingga hari ketiga, secara keseluruhan ada 17 pelajar yang tidak mengeikuti ujian.
Arisa Aprilia, 18, siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) II Wates menceritakan selama mengikuti UN, dia grogi lantaran lembar ujian terlampau tipis.
Akibatnya, mereka harus ekstra hati-hati dalam menghitamkan jawaban dengan pensil.
“Lembarnya terlalu tipis. Takutnya bisa sobek kalau pas lagi mengisi jawaban. Akibatnya kami jadi ragu-ragu dalam menghitamkan jawaban takut kenapa-kenapa,” ujar dia kemarin. Hampir semua teman-temannya juga mengeluhkan hal serupa.
Kepala Dinas Pendidikan Kulonprogo, Sri Mulatsih juga membenarkan lembar jawaban memang tipis. Akan tetapi, karena lembar tersebut dicetak oleh pemerintah pusat, pihaknya tidak bisa berbuat banyak.
“Sejak hari pertama, kami sudah memberikan imbauan ke setiap sekolah agar lebih berhati-hati dalam mengisi lembar jawaban, atau saat menghapus jawaban menggunakan penghapus yang berkualitas,” imbuh Sri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
Prediksi Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026, lengkap dengan line up, analisis kekuatan tim, dan skor akhir.
Penggerebekan narkoba di Katingan ricuh, satu polisi gugur dan dua anggota hilang. Pencarian masih berlangsung.
PSS Sleman resmi berpisah dengan Ichsan Pratama. Gelandang kunci Super Elja musim lalu kini meninggalkan tim.
DPR RI hormati putusan MK yang menetapkan Pilkada tetap dipilih langsung oleh rakyat dan siap menindaklanjuti secara yuridis.
Realisasi pajak Sleman capai Rp611 miliar hingga Juni 2026. PBB-P2 tertinggi, pajak tambang masih rendah.