3,4 Ton Merkuri Disamarkan dalam Keramik, Ekspor Ilegal Digagalkan
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
JOGJA-Setelah beberapa pekan harga bawang merah meroket. Harga komoditas ini dipasaran mulai anjlok di angka Rp25.000 per kilogram.
Narti salah satu pedagang mengatakan harga bawang merah mulai berangsung turun sejak tiga hari yang lalu.
“Tadinya memang masih mahal, mencapai harga Rp40.000-an. Sekarang sudah kembali ke harga normalnya Rp25.000 sampai Rp30.000 per kilogram [kg] tergantung kualitas bawangnya,” ujar Narti saat ditemui Harian Jogja di kiosnya, Kamis (18/4).
Sementara itu, Temu salah satu pedagang sayuran mengaku harga bawang turun, tapi harga cabai merah keriting naik Rp2.000. Sebelumnya harga cabai merah keriting berada di kisaran Rp16.000 per kg kini menjadi Rp18.000 per kg.
“Tapi cabai rawit merahnya turun banyak tiga hari ini. Tadinya bisa samapai Rp45.000, sekarang harganya turun banyak jadi Rp25.000 per kilonya,” jelas Temu.
Meski harga komoditas sayuran turun, namun hal tersebut tidak dibarengi dengan kualitas barang yang ada dipasaran. Tidak semua produk sayur mayur yang diterima pedagang dari pemasok berkualitas baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Kecelakaan lalu lintas di Tanzania dan Italia menewaskan total 14 orang. Puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat.
Harga pangan hari ini 3 Agustus 2026 mayoritas stabil. Cabai rawit merah, daging ayam, dan telur naik, sementara bawang dan cabai merah turun.
Indonesia menghadapi Vietnam pada Grup A Piala AFF 2026. Laga di Pakansari menjadi ujian sesungguhnya Garuda untuk mengunci tiket semifinal.
Sinergi KDMP dan Program MBG mulai memberi kepastian pasar hasil budi daya masyarakat melalui penyerapan SPPG, kata Menko Pangan Zulhas.
Harga CPO diproyeksikan tetap tinggi sepanjang 2026 didorong implementasi B50, ketatnya pasokan, dan dampak El Niño di Asia Tenggara.