SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Daya Tampung Baru 40 Persen
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
SLEMAN-Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sleman mulai mengalami penurunan. Namun, angka bebas jentik di Sleman masih tergolong tinggi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Mafilindati Nuraini mengatakan, berdasarkan laporan dan data yang diterimannya, kasus DBD sudah mulai menurun sekitar 60%. Karena, hanya tercatat 33 kasus dugaan DBD, dibandingkan bulan Februari yang mencapai 110 dan Maret 77.
“Grafiknya sudah mulai menurun. Namun kami tetap waspada, sebab masih ada hujan pada blan April ini. Artinya kelembaban masih tinggi dan potensi adanya jentik masih banyak,” kata Mafilindati di Kantornya, Senin (22/4).
Meski demikian, korban meninggal akibat DBD belum bertambah. Dia juga sempat mengklarifikasi soal jumlah korban tersebut, bila sebelumnya suspect meninggal DBD disebutkan sebanyak dua orang, ternyata hanya satu orang.
"Sekali lagi yang meninggal masih satu orang hingga kini. Satu lagi meninggal dunia namun bukan karena DBD,” ujar Mafilindati.
Hanya, setelah beberapa kali mengadakan pemantauan ke desa-desa Sleman, ternyata angka bebas jentik masih rendah. Karena itu, dia berharap adanya kesadaran masyarakat, serta keaktifan kader jemantik di wilayah itu.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Sleman, Novita menjelaskan angka bebas jentik masih rendah di beberapa wilayah, diantaranya Kecamatan Godean, Gamping, Kalasan, Depok dan Mlati. Padahal pemberantasan jentik ini sangat penting dibandingkan dengan fogging.
“Fogging ini belum perlu, yang penting malah membersihkan tampat yang akan dijadikan pertumbuhan jentik. Kami juga menggerakkan agar Camat berinisiatif untuk menggerakan warga bersih-bersih lingkungan tiap dua minggu sekali,” kata Novita.
Novita menjelaskan hingga kini sudah ada permintaan fogging dari warga sebanyak 183 permintaan. Padahal sudah jelas ini tidak efektif hanya bisa untuk alternatif pembasmian nyamuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Selain mempermudah mobilitas, kehadiran bus KSPN juga diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang lebih ramah lingkungan di kawasan pariwisata
IHSG turun 8,35% sepanjang pekan 18-22 Mei 2026. Saham SMMA, SRAJ, CPIN, dan MYOR menjadi top leaders penahan pelemahan indeks.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.