Mengenal Flores Thrust, Sesar Pemicu Gempa M 7,7 di NTT
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
KULONPROGO-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kulonprogo mendesak pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo segera menciptakan titik-titik keramaian sehingga mendukung keberadaan taksi sebagai salah satu jenis transportasi utama.
Ketua DPC Organda Kulonprogo, Djuwardi mengatakan percuma saja ada taksi jika kondisi wilayah Kulonprogo masih seperti saat ini.
"Kalau konsumen taksi itu kan orang dengan tingkat ekonomi menengah ke atas. Biasanya mereka akan menggunakan taksi untuk menuju ke pusat keramaian-keramaian tertentu. Sementara saat ini kan belum ada pusat-pusat keramaian di sini," ujarnya kepada Harian Jogja, Senin (22/4).
Dia menggambarkan, saat ini pusat-pusat keramaian di Kota Binangun baru dapat dijumpai di dua wilayah, yakni Sentolo dan Wates. Itu pun menurutnya dua kawasan itu belum terdapat pusat keramaian seperti hotel, mal, kafe dan tempat lain yang sesuai untuk tempat mangkalnya taksi.
"Mungkin juga kalau semisalnya ada kafe di sini, itu lebih sesuai lagi. Kafe itu kan beroperasinya saat malam hari. Nah saat jam-jam malam itu tidak ada lagi angkutan di sini. Sehingga keberadaan taksi akan sangat mendukung," tandasnya.
Jika hal tersebut belum bisa terrealisasi, dia justru khawatir pengusaha taksi itu akan gulung tikar dengan sendirinya. Padahal, jika dikaitkan dengan proyeksi bandara di Kulonprogo, taksi merupakan bisnis yang menggiurkan.
Hanya saja, bandara kemungkinan besar besar baru bisa terealisi pada 2016.
Hal yang dia takutkan adalah, ketika bandara jadi maka potensi bisnis di bidang pertaksian itu akan dimanfaatkan oleh pengusaha dari luar Kulonprogo.
"Ada orang Dalam waktu dekat ini Organda juga berencana mempertemukan calon pengusaha taksi dengan para pemilik usaha angkutan umum di Kulonprogo. Tujuannya agar nantinya tidak terjadi pergesehan di antara mereka ketika di lapangan.
Sementara Kepala. Badan Penanaman Modal Kulonprogo, Niken Prabalaras mengatakan saat ini sudah ada izin untuk dua perusahaan taksi. "Kalau dari kami sudah ada izinnya. Tapi mengingat operasionalnya nanti pasti juga tidak hanya di Kulonprogo maka perizinannya harus s ampai pada Dinas Perhubungan Provinsi," paparnya terpisah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Lando Norris menegaskan McLaren menjadi alasan utama dirinya optimistis menghadapi persaingan Formula 1 pada paruh kedua musim.
Instagram meluncurkan fitur notifikasi untuk orang tua jika remaja berulang kali mencari istilah terkait bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.
Novo Nordisk dan AWS membangun pusat inovasi AI di London untuk mempercepat riset, pengembangan, dan penemuan obat baru.
Michael Owen memprediksi Arsenal mampu mempertahankan gelar Liga Inggris karena dinilai lebih stabil dibanding para pesaingnya.
Raul Fernandez meraih kemenangan perdana MotoGP 2026 di Silverstone lewat strategi agresif yang dipuji Cal Crutchlow.