Puluhan Hektare Tebu Madukismo Terserang Tikus

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Kamis, 25 April 2013 16:24 WIB
Puluhan Hektare Tebu Madukismo Terserang Tikus

BANTUL-Serangan hama tikus di Kecamatan Sedayu Bantul dan sekitarnya kian meluas. Tak hanya menyerang komoditas padi, lahan tebu Perusahaan Gula (PG) Madukismo tak luput dari serangan hewan pengerat tersebut.

Camat Sedayu Bantul Jazim Azis menyebut, hingga saat ini serangan tikus telah meluas hingga ke Desa Argorejo dan Argodadi.

Sebelumnya serangan hanya terjadi di Desa Argomulyo dan Argosari Kecamatan Sedayu serta sejumlah desa di tiga kecamatan di Sleman yang berbatasan dengan Sedayu yaitu Kecamatan Godean, Gamping dan Moyudan.
"Sekarang yang gagal total hasil panen ada tiga puluh hektare sementara yang ikut diserang namun tidak gagal total dari sebelumnya enam puluh hektare sekarang delapan puluh hektare. Itu serangan mencapai lima puluh persen [gagal panen]," terang Jazim Kamis (25/4).

Komoditas yang diserang tak hanya padi. Tikus semakin ganas dengan menyerang palawija seperti umbi-umbian dan juga tanaman tebu milik PG Madukismo.

Pihaknya mencatat, sedikitnya 20 hektare lahan tebu Madukismo yang tersebar di Sedayu dan Sleman daerah perbatasan ludes terserang tikus.

Warga dan pemerintah di desa terdampak baik di Sedayu maupun daerah perbatasan Sleman menurut Jazim telah bekerja serentak membasmi tikus dengan cara gropyokan maupun menebar racun. Namun tetap saja serangan tak terkendali.

"Karena kalau cuma di Sedayu yang gropyokan, tikusnya lari ke utara ke Sleman. Jadi gropyokan harus bersama-sama," ujarnya.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online