BUNUH DIRI : Pusing Mikirin Anak Nikah, Pria Ini Pilih Gantung Diri

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Minggu, 05 Mei 2013 16:58 WIB
BUNUH DIRI : Pusing Mikirin Anak Nikah, Pria Ini Pilih Gantung Diri

WONOSARI-Diduga pusing dengan acara pernikahan anaknya, Tugimin, 50, warga Dusun Blimbing, Desa Karangrejek, Kecamatan Wonosari nekad mengakhiri hidupnya dengan melakukan aksi gantung diri, Minggu (5/5/2013) pagi.

Tubuh korban kali pertama ditemukan tegantung dengan tali tampar biru yang dikaitkan dengan blandar oleh kakak iparnya, Wakiman, 55, pukul 05.00 WIB. Saat itu Wakiman hendak
menyiram tanaman belakang rumahnya.

Melihat kejadian itu, dirinya pun langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Tidak lama berselang, tim identifikasi Polres Gunungkidul melakukan pemeriksaan.

Menurut Wakiman, selama ini Tugimin dikenal baik. Tidak pernah mengeluh sakit atau mengeluh persoalan ekonomi. Tetapi, Tugimin sempat mengaku kebingungan dengan pernikahan putri sematang wayangnya itu.

“Rencananya anaknya mau nikah besok [hari ini]” katanya.

Wenny Marisa, salah satu tetangga korban menambahkan, Tugiman merupakan asli kelahiran Sukoharjo Jawa Tengah namun sudah lama tinggal di rumah Wakiman. Meski menumpang namun selama ini korban dikenal tidak pernah mengeluh soal ekonomi.

“Mungkin karena anak satu-satunya menikah dengan beda keyakinan jadi berbuat seperti itu [gantung diri]” imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online