Membangun Cinta Bahari, 2014 SMKN Tanjungsari Bebas Biaya

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Rabu, 29 Mei 2013 14:51 WIB
Membangun Cinta Bahari, 2014 SMKN Tanjungsari Bebas Biaya

One hundred thousand rupiah notes are seen through a magnifying glass in this photo illustration taken in Singapore, in this file picture taken March 14, 2013. Banks in Singapore are stubbornly against adopting domestically set reference rates for derivative contracts in the Indonesia rupiah, despite preparing to drop their own rate fixing for the Malaysian ringgit and Vietnamese dong. To match Analysis MARKETS-INDONESIA/FIXING REUTERS/Edgar Su/Files (SINGAPORE - Tags: BUSINESS)

GUNUNGKIDUL-Mulai 2014 masuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, bebas dari semua biaya, baik biaya pembangunan maupun biaya bulanan. Semua biaya operasional sekolah ditanggung oleh anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rosyid mengatakan, upaya pemerintah menggratiskan SMKN Tanjungsari didasari dari kurangnya animo masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir pantai selatan untuk mempelajari kelautan.

“Untuk meningkatkan animo masyarakat, membangun cinta bahari,” katanya, Rabu (29/5)

Diakui Bahron, 251 siswa SMKN Tanjungsari yang ada saat ini sebagian besar justru bukan dari warga yang tinggal di sekitar pantai melainkan warga dari Utara Gunungkidul seperti, Kecamatan Ngawen, Nglipar dan Wonosari.

Bahkan sempat ada wacana SMKN Tanjungsari dipindah ke Wonosari. “Siswa-siswa kemarin belajarnya sering digabung Wonosari,” ujar Bahron.

Bahron menambahkan, 2014 SMKN Tanjungsari juga menjadi percontohan sekolah berbasis kelautan sesuai permintaan Gubernur DIY agar sekolah didekatkan dengan laut. Untuk pembiayaannya, rencana dari APBD, APBN dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kepala Sekolah SMKN Tanjungsari Sudiarto mengatakan, saat ini semua siswa masih membayar sampai Desember 2013. Program tersebut akan disosialisasikan oleh Disdikpora DIY, Kementrian Kelautan dan Perikanan.

“Tanggal 4 Juni besok di Kecamatan Tanjungsari persiapan sekolah gratis ini dibicarakan oleh dinas pendidikan dan dinas kelautan,” katanya. Sudiarto juga mengakui masyarakat pesisir pantai selatan masih minim cinta bahari.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online