Residivis Pembacokan Solo Ditangkap, Korban Remaja Terluka
Polresta Solo menangkap residivis pelaku pembacokan remaja di Sangkrah dan Grogol. Korban mengalami luka bacok akibat celurit.
JOGJA-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meminta kepada KONI DIY untuk mempertanggungjawabkan anggaran senilai Rp1,1 miliar dari dana hibah APBD Pemda DIY 2012 untuk pengadaan alat olahraga sesuai dengan prosedur.
Temuan ini terungkap dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan DIY, 27 Mei lalu. BPK menilai dana sebesar Rp1,1 miliar yang digunakan untuk pengadaan peralatan olahraga untuk persiapan dan pelaksanaan PON XVIII/2012 Riau tidak sesuai dengan perjanjian hibah antara Pemda dan KONI DIY.
Adapun pada tahun yang sama, dana hibah APBD Pemda DIY yang dikucurkan melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY adalah senilai Rp19,8 miliar.
Ketua Umum KONI DIY GBPH Prabukusumo mengatakan, pihaknya sudah memasukkan rencana belanja peralatan olahraga senilai Rp1,1M untuk keperluan PON kedalam Rencana Anggaran belanja (RAB) KONI DIY. RAB itupun sudah diserahkan kepada Pemda DIY melalui Disdikpora bersama RAB 2012 KONI DIY lainnya.
Akibat temuan itu, Gusti Prabu berencana melakukan klarifikasi pada kepala BPK Perwakilan DIY, Rabu (5/6) mendatang. Sebelumnya, Gusti Prabu juga sudah menemui Sri Sultan Hamengku Buwono X di kepatihan hari ini [Senin (3/6)] untuk melaporkan apa yang dipersoalkan BPK.
“Semua anggaran KONI tidak ada yang disalahgunakan, apalagi dikorupsi. Kalau memang ada koreksi masalah administrasi dari BPK, mestinya mereka mengkomunikasikan pada kami, KONI tidak keberatan kalau disuruh memperbaiki,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Solo menangkap residivis pelaku pembacokan remaja di Sangkrah dan Grogol. Korban mengalami luka bacok akibat celurit.
BMKG prakirakan cuaca Jogja 31 Mei 2026 didominasi berawan. Cek suhu, kelembapan, dan kondisi tiap wilayah DIY di sini.
KCIC memprediksi penumpang Whoosh naik 15% saat libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila, dengan okupansi mencapai lebih dari 80%.
Fenomena api misterius di Seyegan, Sleman, diduga dipicu gas metana. FT UGM merekomendasikan pemasangan blower dan perbaikan sirkulasi udara.
Blackout Sumatra menjadi sorotan. ITB menilai variabilitas cuaca akibat perubahan iklim menambah tantangan stabilitas sistem listrik modern.
KPP Pratama Bantul menyita tiga kendaraan operasional milik perusahaan dengan tunggakan pajak Rp17 miliar setelah proses penagihan sesuai aturan.