PENATAAN KAWASAN PARANGTRITIS : Kios Ditata, Praktik Prostitusi Bakal Tergusur

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Selasa, 11 Juni 2013 16:27 WIB
PENATAAN KAWASAN PARANGTRITIS : Kios Ditata, Praktik Prostitusi Bakal Tergusur

BANTUL-Pemerintah Desa (Pemdes) Parangtritis, Kretek, Bantul akan melakukan penataan ratusan kios di sekitar pantai Parangtritis yang selama ini ditengarai menjadi sarang prostitusi. Penataan itu dilakukan untuk membebaskan lokasi tersebut dari praktik prostitusi.

“Kalau sudah ada surat jawaban dari Pemkab menyetujui permohonan kami untuk menata, kami akan langsung bergerak,” kata Kepala Desa Parangtritis, Topo, 60, Selasa (11/6/2013).

Topo menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan pihaknya adalah melakukan pendataan berapa jumlah kios atau los yang berada di sana serta berapa yang berpindah tangan. Sementara untuk penyelesaian lebih lanjut, masih kata Topo, akan lebih banyak menggunakan kekuatan arus bawah atau warga sekitar pantai.

Menurut Topo, nantinya lewat warga setempat, para pemilik kios diminta untuk lebih bertanggungjawab dengan tidak memindahtangankan kios yang mereka punya. Sebab sesuai Peraturan Bupati (Perbup), pemindahtanganan kios meurpakan hal yang dilarang. Apalagi disewakan kepada PSK.

Bila tak diindahkan, tak ada pilihan lain selain menarik kios tersebut dari pemiliknya. Sedianya kata Topo, tak masalah bila sebagian kios tersebut kini menjadi pemukiman, hanya saja yang tinggal harusnya warga tidak mampu.

“Selama ini nggak, yang tinggal nggak jelas orang dari mana yang pasti, kebanyakan bukan warga setempat yang dahulu diberdayakan,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online