Sragen Disebut Saudara Tua DIY, Ini Jejak Sejarahnya
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
SLEMAN-Petani salak di wilayah Sleman terus ingin meningkatkan produksinya guna memenuhi kebutuhan ekspor di beberapa negara. Pasalnya salak pondoh super dari Sleman ini memang banyak diburu para eksportir.
Salah satu petani salak Tempel, Jayanti mengatakan jika pihaknya tidak hanya menjual salak kebutuhan lokal saja. Pasalnya kini kebutuhan ekspor dengan jenis salak pondoh super sudah mulai banyak yang melirik.
"Saya sendiri kini malah kembangkan dan menambah lahan untuk menanam salak pondoh super ini. Banyak yang memburu untuk diekspor. Soal harga jelas lebih menguntungkan," kata Jayanti di Kebunnya, Sabtu (22/6/2013).
Jayanti menambahkan, pasalnya untuk salak pondoh super ini sangat diminati di China dan Singapura. Keuntungan yang diperoleh juga bisa lebih banyak karena harga salak pondoh super ini lebih stabil dibandingkan dengan salak jenis lain.
"Kalau jenis lain naik turunnya cepat, kalau harga salak pondoh super sangat stabil. Per kilogramnya bisa terjual Rp8.500 untuk pembelian lebih dari satu kwintal. Kalau beli sedikit, harga jelas lebih tinggi lagi," jelas Jayanti.
Di sisi lain, dalam kurun dua tahun terakhir, angka pasokan salak Sleman ke mancanegara menunjukkan tren positif. Sepanjang 2012, sebanyak dua persen dari total produksi salak di Sleman dikirim ke China dan Singapura.
Kabag Humas Setda Sleman, Endah Sri Widiastuti mengatakan tahun 2012 petani salak di Sleman mampu mengekspor 320,79 ton salak ke dua China dan Singapura. Sedangkan 2013 ini sampai dengan Mei, nilai ekspor hampir 200 ton.
"Meskipun demikian, untuk pasar domestik, produsen asal Sleman mampu memenuhi 68 persen kebutuhan di Pulau Jawa, Sumatra dan Kalimantan. Adapun pangsa lokal, pemenuhan sejumkah 30 persen," kata Endah.
Menurut Endah, varietas yang diminati konsumen tidak hanya pondoh tapi juga salak gading dan madu. Produksi dua macam salak itu pun relatif tinggi. Tahun lalu, jumlahnya 2.653 kuintal salak gading, dan 2.910 kuintal salak madu.
"Budidaya salak akan terus dikembangkan. Apalagi salak pondoh sudah menjadi ikon daerah sehingga harus mampu memberikan kesejahteraan bagi petani," ujarnya.
Salah satu upaya yang ditempuh Pemkab Sleman adalah memperbaiki sistem budidaya tanaman yang baik (GAP), dan standar prosedur operasional. Melalui metode tersebut, kontinuitas produksi dan stabilitas harga dapat terjaga.
Saat ini di Sleman terdapat 23 kelompok petani melakukan registrasi kebun salak. Total luasannya 313 hektar, 537.388 rumpun, dan 1.090 kebun. Adapun sertifikasi yang terdaftar antara lain kategori prima 3 bagi 17 kelompok, organik 2 kelompok, dan Global GAP masih dalam proses. (JON)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Korlantas Polri mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hoaks pemutihan pajak kendaraan yang beredar di media sosial karena berpotensi mencuri data pribad
Lionel Messi membantah kemenangan Argentina atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 diwarnai kontroversi. Ia menilai keputusan wasit sudah tepat dan diduk
MotoGP Jerman 2026 berlangsung di Sachsenring pada 10-12 Juli 2026. Simak jadwal lengkap latihan, kualifikasi, Sprint Race, dan race utama di sini.
McLaren 720S milik YouTuber Andra ST mengalami kecelakaan di Sukoharjo. Supercar seharga Rp10 miliar hingga Rp15 miliar itu dilaporkan mengalami kerusakan berat
JBBA 2026 mengusung filosofi Hamemayu Hayuning Bawana dengan penilaian berbasis pendidikan, budaya, dan ekonomi berkelanjutan.