New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
KULONPROGO-Biro Teknik Listrik (BTL) Nanggulan meminta warga yang melaporkan mahalnya pemasangan instalansi baru kepada media massa segera datang ke kantor untuk mempertanggungjawabkan tindakan.
"Mereka menghubungi kami agar mau datang ke kantornya. Tapi kedatangan itu bukan terkait pematangan rencana pemasangan instalasi listrik, melainkan meminta pertanggungjawaban warga yang telah berani berceloteh di media," kata Antok, 35, warga Dusun Wonotawang, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh,
kepada Harian Jogja, Senin (24/6/2013).
Dalam pemaparan lebih lanjut Antok menuturkan, BTL merasa dicemarkan nama baiknya atas ungkapan-ungkapan warga di media. Padahal menurutnya, apa yang dilontarkan warga memang sesuai kenyataan. BTL mematok harga pemasangan mencekik leher. Selain itu BTL juga mendesak pemasangan harus menyeluruh kepada 39 kepala keluarga di wilayah itu.
"Permintaan BTL tidak mendapat respon dari warga. Tidak satu pun warga yang berani untuk datang guna berkomunikasi dengan BTL. Maklum tingkat pendidikan warga di sini masih rendah, jadi takut nanti terjadi apa-apa," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Indonesia vs Thailand. Simak prediksi line up, jadwal dan link live streaming pukul 20.00 WIB.
Prabowo memimpin upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI. Sejumlah satuan baru akan diresmikan dan komandan satuan dikukuhkan.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Registrasi SIM card wajib biometrik sejak Juli 2026. Pelanggan mengeluhkan harga naik dan verifikasi wajah yang kerap gagal.
Universitas Sanata Dharma mengukuhkan 108 apoteker baru Angkatan 51. Seluruh peserta UKOMNAS PDPA dinyatakan lulus 100 persen.