Ini Lokasi Rumah Laksamana Maeda, Tempat Perumusan Naskah Proklamasi
Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bekas rumah Laksamana Maeda menyimpan jejak perumusan, pengetikan, hingga penandatanganan naskah Proklamasi.
http://images.harianjogja.com/2013/06/wpid-gas-elpiji-3-kg-Bisnis-Indonesia-Rachman2.jpg">http://images.harianjogja.com/2013/06/wpid-gas-elpiji-3-kg-Bisnis-Indonesia-Rachman2.jpg" />
JOGJA- Harga gas elpiji ukuran 3 kilogram (kg) di Kota,Jogja mulai merangkak pascakenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Sabtu (22/6/2013) lalu. Rata-rata, harga gas elpiji naik antara Rp1.000 hingga Rp2.000 pertabung.
Menurut sejumlah pangkalan dan pengecer gas elpiji 3 kg, kenaikan harga tersebut dimulai sejak Senin (24/6/2013) serentak di wilayah DIY.
Alasannya, terjadi penyesuaian kenaikan harga BBM lantaran harga Premium dan Solar juga mengalami kenaikan.
Kepada Harian Jogja, Arifin, 40, pemilik pangkalan gas 3 kg di Kauman, Jogja mengatakan, harga gas elpiji di tingkat pangkalan saat ini mencapai Rp15.000 atau naik Rp1.000 setelah pemerintah menaikkan harga BBM.
“Sudah naik sejak Senin (24/6/2013) kemarin. Kata agen itu penyesuaian akibat naiknnya harga BBM. Karena naik, ya saya naikkan juga harganya dari Rp14.000 menjadi Rp15.000 pertabung,” jelas Arifin kepada Harian Jogja, Selasa (25/6/2013).
Setiap minggu, sambungnya, dia dijatah 600 tabung oleh agen PT. Lapatra Putra. Meski stok gas elpiji pada Selasa kosong, namun tidak ada kelangkaan gas pascakenaikan harga BBM.
Dijelaskan Arifin, permintaan konsumen terhadap gas elpiji 3 kg hingga kini masih wajar.
“Hari ini stoknya memang kosong. Soalnya, saya dijatah tiga kali dalam seminggu, Senin, Rabu dan Jumat masing-masing 200 tabung dan belum bisa menambah jatah lagi,” ungkapnya.
Sebelum kenaikan harga BBM, harga tabung gas 3 kg dari agen ke pangkalan dipatok sebesar Rp12.750 per tabung. Adapun harga jual di tingkat pengecer bervariasi antara Rp13.000, Rp14.000 hingga Rp15.000 pertabung. Bahkan, saat ini, di beberapa pengecer harga per tabung saat ini dijual Rp16.500.
“Iya, antara satu toko beda harga. Ada yang jual Rp16.500 di Nologaten, Sleman,” tukas Kunti pemilik warung makan di Gaten, Depok, Sleman.
Hal senada disampaikan Kusubiyanto pangkalan di Kadipaten Wetan, Kraton. Menurutnya, setiap minggu pasokan untuk 50 tabung gas 3kg ke pangkalannya masih lancar. Hanya saja, ada kenaikan harga jual akibat kenaikan harga BBM. Akibat kenaikan tersebut, ia pun menaikkan harga Rp1.000 ke tingkat pengecer. “Kalau pengecer bisa menjual Rp16.000 sampai Rp17.000,” ujarnya.
Sulastri, 43, pengecer gas 3kg di Kotagede, Jogja mengatakan, pasokan elpiji dari pangkalan masih lancar. Hanya saja, harganya saat ini mencapai Rp15.000 pertabung. Menurutnya, harga di tingkat eceran tergantung masing-masing pengecer.
“Kalau di saya masih Rp16.000, tapi untuk wilayah pinggiran bisa Rp17.000 atau lebih,” ujarnya.
(JIBI/Harian Jogja/Abdul Hamied Razak)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bekas rumah Laksamana Maeda menyimpan jejak perumusan, pengetikan, hingga penandatanganan naskah Proklamasi.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek rute, jam keberangkatan, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia sejak dini hari hingga malam. Cek jadwal YIA-Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Palur, Solo hingga Stasiun Jogja. Cek jam kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, termasuk jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.