Nelayan Sadeng Ingin Pemukiman Nelayan Dekat Pelabuhan

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Rabu, 26 Juni 2013 16:07 WIB
Nelayan Sadeng Ingin Pemukiman Nelayan Dekat Pelabuhan

GUNUNGKIDUL-Para nelayan Sadeng, Kecamatan Girisubo mengeluhkan belum adanya pemukiman khusus nelayan di dekat pelabuhan. Hingga saat ini mereka masih menyewa tanah yang ditinggali.

Salah satu nelayan, Sumarno mengatakan meskipun bangunan rumah milik pribadi, namun kebanyakan nelayan masih menumpang di tanah khas desa. Ia berharap pemerintah memberikan cara agar tanah tersebut bisa menjadi milik pribadi. Misalnya dengan cara kredit.

“Kalau nelayan kan memang lebih baik tinggal di dekat dermaga. Pasalnya kalau kami jauh, kami tak bisa mengawasi kapal-kapal yang merapat. Keamanannya juga kurang terjamin,” papar dia, Rabu (26/6/2013).

Selama ini para nelayan menyewa tanah seharga Rp200.000 setiap tahunnya. Kalau tanah khas desa bisa menjadi milik pribadi misal dengan cara kredit, mereka akan menyambut baik.

“Kami sudah berulang kali mengajukan persoalan ini kepada Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP), tapi sampai saat ini belum ada tanggapan sama sekali. Kami harap, persoalan ini bisa diperhatikan,” papar pria yang juga merupakan Sekretaris Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mina Saroya ini.

Sukarmanto, salah satu nahkoda juga menginginkan hal serupa. “Kami mau kok kalau disuruh membeli misal kredit. Tapi pemerintah harus membuka jalan untuk kami,” kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis