NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
JIBI/Desi Suryanto Sejumlah kios pada Pasar Seni dan Kerajinan Kulonprogo di jalan Wates, Sentolo, Kulonprogo, DI. Yogyakarta tidak buka dan mangkrak seperti terlihat pada Rabu (17/04/2013). Sepinya tingkat kunjungan wisatwan maupun warga yang hendak berbelaja kerajinan membuat kebanyakan kios menutup tempat usahanya, hanya terdapat sekitar empat kios saja yang buka setiap harinya. Para pemilik usaha ditempat tersebut berharap pemerintah memperbanyak promosi pusat seni dan kerajinan itu.
http://www.harianjogja.com/?attachment_id=420770" rel="attachment wp-att-420770">http://images.harianjogja.com/2013/06/Pasar-Seni-Sentolo-Desi-Suryanto1.jpg" alt="" />KULONPROGO-Setelah sempat terkatung-katung beberapa waktu lamanya, pemerintah Kabupaten Kulonprogo akhirnya meresmikan Pasar Seni Sentolo, Jumat (28/6/2013). Untuk melindungi potensi produk lokal, Pemkab melarang produk impor bisa hadir di pasar itu.
Camat Sentolo, Aspiyah, di era 1980-an kios seni ini sudah dirintis namun perkembangannya belum begitu pesat. Pada 2008 silam sudah terbentuk Koperasi Tugu Binangun dan mulai diramaikan untuk pusat kerajinan bagi wisatawan, namun belum memuaskan hasilnya. Saat ini Koperasi Tugu Binangun bisa mengampu 500 pengrajin.
Harapannya ke depan pasar seni ini bisa berkembang lebih baik lagi, apalagi pemkab sudah memfasilitasi dengan membangun tujuh kios, diiringi dengan swadaya oleh pengrajin dengan membangun sembilan kios, sehingga total semuanya ada 24 unit, termasuk 1 unit musala dan informasi, dan 22 kios penjualan.
Aspiyah menjelaskan bahwa ada tiga jenis usaha dilakukan di pasar ini, yaitu usaha yang menampilkan antara 70-80% adalah kerajinan asli Kulonprogo, kerajinan dari luar Kulonprogo antara 20-30%, dan kuliner.
Dalam memasarkan produknya, perajin memiliki motto yaitu 3T (Terbaik, Terlengkap, Termurah). Ke depan, karena di belakang pasar seni masih ada 1700 meter persegi maka tanah bisa dimanfaatkan lagi untuk perkembangan pasar seni.
"Untuk memaksimalkannya lagi, mohon diberi drainase di tempat parkir, karena kalau hujan airnya menggenang. Pasar ini juga perlu lampu penerangan, karena kondisinya gelap sehingga tidak bisa terlihat dengan baik dari jalan, termasuk papan nama yang jelas dan gerbang," ujar Aspiyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
BMKG Yogyakarta mengimbau nelayan dan wisatawan mewaspadai gelombang tinggi hingga empat meter pada 24-27 Agustus 2026.
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Kemenkop menggelar magang bagi 90 pengurus KDKMP untuk mempelajari model bisnis koperasi pertanian dan serba usaha di pesantren.
Iran mengancam memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz jika AS melanjutkan perang ekonomi terhadap Teheran.
Prabowo meninjau penanganan karhutla di Riau dan meminta pemerintah memperkuat sistem pencegahan agar kebakaran tidak berulang.