Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Ilustrasi penangkapan (JIBI/Solopos/Dok)
GUNUNGKIDUL-Toko Aki Kuswanto milik Muhammad Guswanto di Jalan Jogja-Wonosari desa Logandeng, Platen, dibobol kawanan pencuri, Sabtu (29/6/2013) dinihari.
Akibatnya puluhan aki yang dijual di toko milik warga Wonokromo, Pleret, Bantul tersebut raib. Total kerugian yang dialami mencapai Rp20 juta.
Peristiwa kali pertama diketahui oleh Santoso, pemilik toko di samping lokasi kejadian pada pukul 07.00 WIB. Saat itu saksi melihat toko yang berada di sebelahnya sudah buka.
“Saat akan membuka tokonya saksi [Santoso] heran melihat toko sebelahnya sudah terbuka tapi tidak ada orangnya,” kata Kanit Reskrim Polsek Playen Iptu Mursidi, Minggu (30/6/2013).
Melihat ada kerusakan kunci, saksi kemudian memberitahu pemiliknya, “Kemudian kita langsung olat TKP,” kata Mursidi.
Kapolsek Playen AKP Luthfi mengungkapkan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara diketahui kawanan pencuri masuk setelah menggunting kunci gembok rolling door.
Sebelum melancarkan aksinya, lanjut Luthfi, pencuri juga sempat merusak lampu penerangan di depan Toko.
“Kemungkinan aksi pencurian ini sudah dipersiapkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Adhi Karya meminta maaf atas 2.400 unit LRT City yang belum diserahterimakan. Audit investigasi dan opsi refund disiapkan.
Digitalisasi pasar Bantul meluas. Hampir seluruh dari 10.370 pedagang di 33 pasar telah menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.