Houthi Serang Kilang Minyak Aramco, Arab Saudi Hadapi Ancaman Baru
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Harian Jogja.com, SLEMAN - Jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Sleman menangkap empat orang pelaku penyimpan uang palsu (upal) dengan total lebih dari setengah miliar rupiah, Minggu (14/7/2013).
Kasatreskrim Polres Sleman AKP Heru Muslimin menjelaskan keempat tersangka yakni HD, 35, SK, 30, MS, 28 dan SW, 42. Keempatnya berasal dari luar DIY yang baru datang ke Yogyakarta beberapa pekan terakhir dengan menyewa rumah kontrakan. Para tersangka ditangkap saat menginap di salah satu hotel di Kaliurang.
Modus yang dilakukan yakni dengan menawarkan pinjaman kepada pengusaha. Akan tetapi dalam perjanjian peminjam harus menyerahkan bunga di muka senilai 0,5 persen. Adapun uang palsu tersebut ditunjukkan kepada korban agar percaya saat bertemu dan menyepakati perjanjian.
"Totalnya itu Rp590 juta dengan tiap bendelnya sebesar Rp10 juta," terang Heru di ruang kerjanya Senin (15/7/2013).
Pihaknya masih mengembangkan kasus ini guna mendalami adanya kemungkinan pelaku lain dan peredarannya ke masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa