PENGINAPAN JERON BETENG : Tak Boleh Ada Homestay Dalam Jeron Beteng

Senin, 15 Juli 2013 23:09 WIB
PENGINAPAN JERON BETENG : Tak Boleh Ada Homestay Dalam Jeron Beteng

Ilustrasi kamar hotel (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Harianjogja.com, JOGJA—Pesatnya pembangunan penginapan atau hotel di Kota Jogja merambah hingga Jeron (Dalam) Beteng. http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/15/penginapan-jeron-beteng-homestay-melanggar-paugeran-kraton-pemilik-berdalih-tak-bikin-macet-426338" target="_blank">Padahal penginapan-penginapan ini melanggar paugeran kraton.

Sekretaris Camat Kraton S. Widodo Mujiyatno menyatakan pernah memberi peringatan kepada para pengelola homestay, bahwa sesuai dengan paugeran kraton, di dalam jerong benteng tidak diperkenankan ada penginapan. Karena itu pula, tak ada izin yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Jogja.

“Persoalannya, paugeran itu hanya lisan. Usulannya harus diperjelas dalam Perdais (peraturan daerah istimewa) mengenai tata ruang Jeron Benteng,” pintanya, Minggu (14/7/2013).

Penghageng Tepas Dwarapura Kraton Jogja, KRT Jatiningrat juga menegaskan tidak diperbolehkannya penginapan berada di dalam Jeron Benteng. Karakter penginapan berbeda dengan orang jualan makanan. Usaha penginapan memungkinkan orang asing menginap.

“Orang asing kan tidak boleh menginap di dalam Kraton. Jeron Beteng masih merupakan bangunan utama Kraton,” kata pria yang akrab dipanggil Romo Tirun tersebut.

Kepala Bappeda DIY, Tavip Agus Rayanto mengatakan penataan tata ruang Jeron Benteng itu termasuk bagian dari Rancangan Perdais Tata Ruang. “Perdais sudah mengakomodasi paugeran itu. Konsep penataan akan dibahas bersama dengan Dewan,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online