Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Harian Jogja.com, KULONPROGO- Seorang bakal calon anggota legislatif (caleg) Kabupaten Kulonprogo diduga melakukan penganiayaan. Namun, nama bacaleg tersebut belum dicoret dari daftar bakal caleg di KPU.
Sekretaris DPC PDIP Kulonprogo Istono mengatakan ia memang sudah mendengar kabar penganiayaan yang dilakukan bakal caleg berinisial BW dari daerah pemilihan Panjatan-Wates-Temon. Secara resmi pun, partai tersebut belum menerima laporan secara terkait kasus itu.
“Tapi kami akan melakukan cross check ke pihak kepolisian. Kalau benar, partai akan mengikuti sesuai prosedur dan ketetapan yang berlaku,” kata dia, Minggu (21/7/2013).
Lanjut Istono, jika status BW sudah ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya tidak akan mencoret namanya dari daftar bakal caleg. Proses tersebut menurut dia tidak bisa dilakukan serta-merta karena membutuhkan waktu yang panjang.
Karena itulah, pihaknya harus mengetahui terlebih dahulu duduk persoalannya seperti apa sebelum mengambil keputusan.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah Kulonprogo, Marwanto mengatakan sesuai aturan, seorang bakal caleg yang tersangkut proses hukum bakal dicoret dari daftar jika sudah ada status hukum yang pasti.
"Jadi, dalam kasus penganiayaan ini, BW belum dicoret dari daftar calon," katanya.
Kasus penganiayaan itu terjadi di sebuah cafe di Kecamatan Temon, akhir Juni lalu, tapi baru dilaporkan ke polisi Selasa (16/7/2013) lalu. Pasalnya, korban Fitriani Astuti,35, warga Purworejo, Jawa Tengah, yang berprofesi sebagai Ladies Companion karaoke merasa trauma.
Sebelum kejadian penganiayaan tersebut, korban dan pelaku terlibat cekcok dan perang mulut. Terbakar emosi, pelaku kemudian menghajar korban dengan tangan kosong.
Kapolres Kulonprogo Ajun Komisaris Besar Polisi Johanes Setiawan mengatakan kasus tersebut tengah dalam penyelidikan jajaran Satreskrim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Pemkab Sleman mendukung PSS dengan penambahan fasilitas Stadion Maguwoharjo. Tim kementerian telah meninjau stadion.
Lomba Lukis Anak DIY-Kyoto 2026 digelar di Sleman pada 23 Agustus. Sebanyak 20 peserta terbaik akan mewakili Sleman di tingkat DIY.
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan motor listrik nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya yang diproduksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang
Prabowo menyiapkan skema tukar tambah motor bensin dengan motor listrik serta pembiayaan bunga rendah untuk masyarakat.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.