Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Harian Jogja.com, JOGJA — Menjelang Lebaran kebutuhan premium di DIY diperkirakan meningkat hingga 40% dari kebutuhan normal.
Sales Representatif Pertamina DIY Fanda Crismianto mengatakan peningkatan akan terjadi mulai H-10 hingga H+10 Lebaran.
Saat ini rata-rata alokasi premium per hari mencapai 1.450 kiloliter, sedangkan untuk solar 340 kiloliter per hari. "Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kami memprediksi di masa itu ada peningkatan sekitar 40 persen untuk premium, sedangkan untuk solar relatif tidak ada kenaikan," katanya, Senin (22/7/2013).
Ia menambahkan, untuk premium, biasanya peningkatan terjadi sejak arus mudik dimulai atau H-10. Sedangkan untuk solar peningkatan terjadi sebelumnya, sehingga jelang Lebaran justru tidak ada peningkatan signifikan.
"Tren setiap tahunnya seperti itu, untuk premium akan sangat terasa karena selain untuk mudik. Di libur Lebaran, biasanya banyak mobil luar kota yang datang ke Jogja," katanya.
Dia mengatakan, mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina pun telah menyiapkan beberapa langkah pengamanan. Pertama, Pertamina akan menjaga level stok premium di Rewulu dalam level aman.
Level aman yang dimaksudkan yakni kesiapan stok untuk premium selama lima hari, solar enam hari dan pertamax selama satu bulan. Dengan adanya level stok tersebut, maka menurut dia, jika kenaikan yang terjadi bahkan hingga 100%, Pertamina masih bisa memenuhinya.
"Jadi jika kenaikan sekitar 40 persen, kita hanya tinggal mengambil 40 persen dari stok lima hari tersebut dan jika sampai 100 persen, stok kami masih ada empat hari dan kami akan terus menjaga level stok kami di level aman, sehingga berapa pun kebutuhan yang ada kami bisa salurkan," jelasnya.
Selain menjaga level stok bahan bakar minyak di level aman. Pihaknya juga akan menambah jam operasional di Rewulu. Menurut dia, jika biasanya jam operasional berakhir pada 17.00 WIB atau 18.00 WIB, mengantisipasi lonjakan permintaan, jam operasional akan ditambah hingga malam hari. "Kami akan buka sampai semua kebutuhan SPBU di hari itu sudah tersalurkan," kata dia.
Dia mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk dapat menfasilitasi kebutuhan masyarakat akan BBM di Lebaran ini secara maksimal. "Dengan stok dan langkah-langkah yang akan dilakukan, kebutuhan BBM selama Lebaran di DIY akan aman," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.