Kasus Bocah SD di Sragen Diduga Pembunuhan, Polisi Selidiki TKP
Polisi memasang garis polisi berlapis di rumah korban dugaan pembunuhan bocah SD di Sragen dan meminta warga membantu penyelidikan.
Harianjogja.com, BANTUL - Petugas Pemerintah Kabupaten Bantul menerapkan jemput bola untuk melayani perekaman data KTP Elektronik (E KTP) warganya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bantul Susanto mengatakan petugas pelayanan E KTP dari tiap kecamatan di Bantul melakukan jemput bola ke rumah-rumah warga agar melakukan rekam data.
"Hasilnya cukup baik. Dari satu kecamatan yang disambangi, setiap hari ada 60-70 warga yang bisa diikutkan rekam data," ujar Susanto, belum lama ini.
Layanan jemput bola terutama dilakukan kepada warga Bantul yang telah lanjut usia. Sebab kalangan seperti ini biasanya sulit untuk mengurus kartu penduduk langsung ke kantor kecamatan.
“Selain itu, mereka juga menganggap kalau sudah tua nggak perlu rekam data karena menganggap sudah terdaftar sebagai pemegang KTP seumur hidup,” lanjutnya.
Saat ini, ia menyebutkan dari total 700.000 lebih warga Bantul yang tercover program E KTP, sebanyak 10% diantaranya belum melakukan perekaman data.
Alasanya, lanjut Susanto karena yang bersangkutan kerap tak berada di rumah lantaran tengah bekerja di luar daerah. “Mungkin baru kerja di luar atau sekolah di luar atau sudah pindah. Itu diundang satu dua kali nggak muncul,” tuturnya.
Guna memaksimalkan pelayanan E KTP, menurut dia, pemerintah tetap membuka layanan rekam data hingga H-2 Lebaran serta satu hari setelah Lebaran. Yaitu pada 6-7 Agustus serta buka pada 10 Agustus mendatang.
(JIBI/Harian Jogja/Bhekti Suryani)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memasang garis polisi berlapis di rumah korban dugaan pembunuhan bocah SD di Sragen dan meminta warga membantu penyelidikan.
BPN Kulonprogo kembali membayar uang ganti rugi Tol Jogja-YIA pada Juni 2026. Sebanyak 149 bidang tanah di Pengasih menerima UGR dengan nilai mencapai Rp248,86
Harga Pertamax naik signifikan. Simak cara cek status barcode Pertalite secara online, penyebab pengajuan ditolak, dan fungsi barcode dalam Program Subsidi Tepa
UGM mulai menerapkan penjenuhan cairan basa dengan air kapur di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Metode ini ditujukan untuk menekan bakteri Clostridium.
Ingin anak lebih mandiri? Simak enam kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan orangtua setiap hari untuk menumbuhkan tanggung jawab dan rasa percaya diri anak.
Kelompok Wanita Tani (KWT) Tangguh di Padukuhan Kadipiro, Margodadi, Seyegan telah menerapkan metode bebas sangkar untuk ternak ayam mereka (cage free farm).