Kasus Bocah SD di Sragen Diduga Pembunuhan, Polisi Selidiki TKP
Polisi memasang garis polisi berlapis di rumah korban dugaan pembunuhan bocah SD di Sragen dan meminta warga membantu penyelidikan.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kulonprogo akan menertibkan parkir guna memperlancar arus lalu lintas pada Lebaran mendatang.
Kepada Bidang Pasar Disperindag ESDM, Ahmad Syahrun menjelaskan selain menertibkan pedagang, sasaran penertiban selanjutnya adalah penataan kawasan parkir di pasar.
Untuk mencegah adanya konflik dengan para pedagang saat penertiban berlangsung, pihaknya telah berkoordinasi dengan masing-masing lurah pasar.
"Demi lancarnya penertiban karena kami juga melibatkan Satpol PP. Jadi agar tidak terkesan penertiban yang dipaksakan, kami koordinasikan dulu," katanya, Selasa (30/7/2013).
Ia menjelaskan dalam pemantauan yang dilakukan secara rutin selama ini, pihaknya tidak menemukan tukang parkir yang bandel.
Terpisah Kepala Dishubkominfo Kulonprogo, Nugroho mengimbau pedagang pasar agar tidak sampai membuka lapak sampai memakan area jalan.
"Apalagi jika pasar tumpah itu berada di sepanjang jalur mudik, tentu akan menimbulkan masalah kemacetan," papar Nugroho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memasang garis polisi berlapis di rumah korban dugaan pembunuhan bocah SD di Sragen dan meminta warga membantu penyelidikan.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter per 10 Juni 2026. Pertamina sebut dampak ke masyarakat relatif terbatas.
Honor X80 Pro Max dikabarkan hadir dengan baterai 11.000 mAh, layar OLED 1,5K dan chipset Snapdragon terbaru.
KPK bantah isu yang kaitkan pimpinan dengan kasus BGN. Fitroh Rohcahyanto tegaskan tidak kenal tersangka.
Pemkab Batang targetkan ekonomi kreatif sumbang 30% pertumbuhan, KEK diminta dorong UMKM dan industri kreatif go global.
Nama Ketua DPRD Jateng viral dikaitkan kasus BGN, Sumanto tegas membantah dan minta publik tak mudah percaya.