Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Harianjogja.com, JOGJA - Dua sopir bus di Terminal Giwangan dinyatakan positif mengkonsumsi amfetamin setelah diperiksa petugas Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Jogja, Minggu (4/8/2013).
"Keduanya adalah sopir bus jarak jauh dengan tujuan Jogja-Surabaya dan Jogja-Jakarta," kata Koordinator Petugas Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) Jogja Aprilia Rubiana, di Jogja, Minggu (4/8/2013).
Setelah dinyatakan positif mengonsumsi amfetamin, keduanya kemudian dirujuk ke Posko Jasa Raharja untuk dilakukan langkah lebih lanjut karena tim kesehatan belum dapat memastikan jenis narkoba yang dikonsumsi oleh kedua sopir tersebut.
Aprilia Rubiana menjelaskan Amfetamin adalah zat turunan dari ekstasi. "Namun kami belum bisa memastikan apakah amfetamin yang terdeteksi tersebut benar dari narkoba atau obat-obatan jenis lainnya," katanya.
Pada pemeriksaan kesehatan sopir bus di Terminal Giwangan, ada 54 sopir yang dites kesehatan. Para sopir bus tersebut menjalani pemeriksaan tekanan darah dan urine.
Dalam pemeriksaan kesehatan tersebut juga diketahui seorang sopir mengonsumsi benzodiazepin yaitu zat yang terkandung dalam minuman suplemen.
Dua sopir menderita diabetes militus (DM) dan 18 sopir dinyatakan layak dengan catatan, dan selebihnya dinyatakan layak mengemudikan bus untuk Angkutan Lebaran 2013.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.