Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul meminta kepada para pedagang kaki lima di daerah itu untuk tidak memasang harga tinggi saat libur Lebaran 2013.
Kepala Disperindagkop Bantul, Sulistyanto mengatakan selama libur Lebaran dipastikan banyak wisatawan dari berbagai daerah yang datang berkunjung ke Bantul.
"Mereka sekaligus akan membelanjakan uangnya sehingga mereka harus diterima dengan baik," katanya, Minggu (4/8/2013)
Karenanya, ia meminta kepada para PKL (pedagang kaki lima) untuk tidak memasang harga tinggi kepada wisatawan yang berkunjung ke Bantul.
Menurut dia, sambutan warga Bantul tentunya akan berpengaruh terhadap kunjungan mereka tahun-tahun berikutnya.
Permintaan untuk memasang harga sewajarnya tersebut sudah disampaikan kepada paguyuban PKL se- Bantul dan dapat diterima dengan baik, dan para PKL sudah berkomitmen untuk menyesuaikan harga dengan kondisi di lapangan.
"Terutama PKL di kawasan objek wisata dan tempat publik lainnya. Dengan tidak memasang harga yang wajar sesuai kondisi saat Lebaran tentunya konsumen tidak akan kapok untuk membelanjakan lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.