Truk Wing Box Oleng Picu Kecelakaan Beruntun di Ngawi
Kecelakaan beruntun di Ngawi melibatkan empat kendaraan. Truk wing box diduga oleng, menabrak motor, mobil, hingga rumah warga di Desa Gemarang.
Harianjogja.com, BANTUL– Nama Jhanson Yakob masih sangat asing di jagat seni rupa Jogja. Namun soal keberanian, pemuda asal Padang Panjang, Sumatera Barat ini layak diacungi jempol.
Pasalnya baru sebulan menginjakkan kaki di Kota Gudeg, Jhanson langsung unjuk gigi menggelar pameran tunggal bertajuk Emotion in Effect di Kersan Art Studio, Dusun Kersan, Tirtonirmolo.
Dalam pameran yang berlangsung dari 30 Juli hingga 6 Agustus 2013 ini, Jhanson memamerkan sembilan karya bercorak abstrak. Uniknya, antara karya yang satu dengan lainnya memiliki judul sama yakni Muntah.
Kenekatan Jhanson menggelar pameran ini termotivasi dari kebosanannya dengan aktifitas seni rupa di Padang Panjang. “Bosan saja, ingin sesuatu yang baru, lagi pula banyak teman-teman dari Padang yang kuliah di sini [Jogja],” ungkap Jhanson yang juga mahasiswa Institut Seni Indonesia [ISI] Padang Panjang, angkatan 2009 itu.
Kebosanan tersebut, kata Jhanson merupakan titik kulminasinya saat kuliah di ISI Padang Panjang. Maklum, selama ini sebenarnya Johnson bercita - cita untuk kuliah di ISI Jogja namun tidak diperbolehkan oleh orangtuanya.
“Karena bosan saya ambil cuti kuliah setahun saja dan memutuskan untuk pergi ke Jogja,” ujar pemuda yang memiliki anting di dua telinganya itu.
Menurut Jhanson Jogja merupakan kawah candradimuka para seniman hebat di Indonesia. Seniman seusianya di Padang Panjang banyak yang membicarakan geliat seni rupa di Jogja bahkan tidak sedikit yang bermimpi untuk bisa berpameran di Jogja.
Tatkala baru menginjakkan kaki di Jogja, Jhanson bahkan terkagum-kagum sekaligus takjub. Ini tidak lain karena di Jogja dalam sehari ia rata-rata bisa menyaksikan pameran seni rupa hingga 2-3 kali. Hal ini tidak ia temukan di tanah kelahirannya. Tak ayal, hal ini pun melecut emosinya untuk menggelar pameran tunggal. “Begitu saya lihat, saya kok langsung tertantang untuk pameran disini [Jogja],” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan beruntun di Ngawi melibatkan empat kendaraan. Truk wing box diduga oleng, menabrak motor, mobil, hingga rumah warga di Desa Gemarang.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter. Ekonom nilai langkah ini realistis untuk menjaga APBN dan ketahanan fiskal.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter mulai Juni 2026, sementara Pertalite tetap Rp10.000. Simak daftar lengkap BBM terbaru di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo 11 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek semua jam keberangkatan di sini.
PDAM Sleman jamin pasokan air bersih saat libur sekolah 2026 untuk hingga 450 ribu wisatawan, sekaligus antisipasi kemarau.
DIY kekurangan dokter paru, baru 37 dari kebutuhan 160. Akses layanan pasien terhambat, fasilitas kesehatan jadi sorotan.