Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Harianjogja.com, BANTUL– Nama Jhanson Yakob masih sangat asing di jagat seni rupa Jogja. Namun soal keberanian, pemuda asal Padang Panjang, Sumatera Barat ini layak diacungi jempol.
Pasalnya baru sebulan menginjakkan kaki di Kota Gudeg, Jhanson langsung unjuk gigi menggelar pameran tunggal bertajuk Emotion in Effect di Kersan Art Studio, Dusun Kersan, Tirtonirmolo.
Dalam pameran yang berlangsung dari 30 Juli hingga 6 Agustus 2013 ini, Jhanson memamerkan sembilan karya bercorak abstrak. Uniknya, antara karya yang satu dengan lainnya memiliki judul sama yakni Muntah.
Kenekatan Jhanson menggelar pameran ini termotivasi dari kebosanannya dengan aktifitas seni rupa di Padang Panjang. “Bosan saja, ingin sesuatu yang baru, lagi pula banyak teman-teman dari Padang yang kuliah di sini [Jogja],” ungkap Jhanson yang juga mahasiswa Institut Seni Indonesia [ISI] Padang Panjang, angkatan 2009 itu.
Kebosanan tersebut, kata Jhanson merupakan titik kulminasinya saat kuliah di ISI Padang Panjang. Maklum, selama ini sebenarnya Johnson bercita - cita untuk kuliah di ISI Jogja namun tidak diperbolehkan oleh orangtuanya.
“Karena bosan saya ambil cuti kuliah setahun saja dan memutuskan untuk pergi ke Jogja,” ujar pemuda yang memiliki anting di dua telinganya itu.
Menurut Jhanson Jogja merupakan kawah candradimuka para seniman hebat di Indonesia. Seniman seusianya di Padang Panjang banyak yang membicarakan geliat seni rupa di Jogja bahkan tidak sedikit yang bermimpi untuk bisa berpameran di Jogja.
Tatkala baru menginjakkan kaki di Jogja, Jhanson bahkan terkagum-kagum sekaligus takjub. Ini tidak lain karena di Jogja dalam sehari ia rata-rata bisa menyaksikan pameran seni rupa hingga 2-3 kali. Hal ini tidak ia temukan di tanah kelahirannya. Tak ayal, hal ini pun melecut emosinya untuk menggelar pameran tunggal. “Begitu saya lihat, saya kok langsung tertantang untuk pameran disini [Jogja],” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.