OJK Ungkap 19 Pinjol Bermasalah, Kredit Macet
OJK mencatat 19 pinjaman online memiliki kredit macet di atas 5 persen per April 2026. Outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp102,07 triliun.
Harianjogja.com, SLEMAN—Desa wisata di Kabupaten Sleman siap menyambut kedatangan wisatawan yang akan datang. Bahkan ada 13 desa wisata yang bersiap diri menyambut wisatawan saat lebaran dengan menyuguhkan beberapa acara.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman, AA Ayu Laksmidewi mengatakan keberadaan desa wisata bisa memberikan warna lain bagi pariwisata di Sleman. Tentunya masing-masing desa wisata harus mampu menampilkan keunikan yang dimilikinya.
“Tiap-tiap desa wisata pastinya bisa menampilkan yang unik. Itulah yang menjadikan desa wisata dapat dikenang oleh wisatawan. Dengan demikian wisatawan yang datang akan merasa senang dan betah tinggal di desa wisata itu,” ujar Ayu saat dihubungi Harian Jogja, Minggu (4/8/2013).
Ayu menambahkan, setidaknya terdapat 13 desa wisata yang siap untuk menerima wisatawan pada libur lebaran tahun ini, diantaranya desa wisata Tanjung, Brayut, Sidoakur, Pulesari, Grogol dan Omah Dome. Masih ada desa wisata Kelor, Gamplong, Trumpon, Gabugan, Sukunan dan Kembangarum.
Ketua Paguyuban Desa Wisata, Doto Yusgantoro mengatakan memang beberapa desa wisata terlihat siap untuk menerima wisatawan. Mereka bahkan sudah menyiapkan beberapa pertunjukkan guna menyambut wisatawan yang akan mampir.
“Setidaknya ada 10 desa wisata yang sudah bersiap membuat acara menyambut wisatawan. Bahkan banyak yang sudah menerima pengunjung yang memang menginap selama beberapa hari sebelum Lebaran tiba,” tambah Doto.
Doto berharap geliat desa wisata menyambut pengunjung ini bisa mengedepankan komunikasi. Hal ini agar tidak ada penumpukan wisatawan yang berkunjung yang salah satu desa wisata saja.
“Kalau bisa berkoordinasi, paling tidak desa wisata yang terdekat juga bisa mendapatkan wisatawan. Jadi jangan hanya menolak wisatawan yang datang namun berikan alternatif desa wisata lain dengan keunikan yang hampir sama,” jelas Doto. (jon)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat 19 pinjaman online memiliki kredit macet di atas 5 persen per April 2026. Outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp102,07 triliun.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter. Ekonom nilai langkah ini realistis untuk menjaga APBN dan ketahanan fiskal.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter mulai Juni 2026, sementara Pertalite tetap Rp10.000. Simak daftar lengkap BBM terbaru di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo 11 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek semua jam keberangkatan di sini.
PDAM Sleman jamin pasokan air bersih saat libur sekolah 2026 untuk hingga 450 ribu wisatawan, sekaligus antisipasi kemarau.
DIY kekurangan dokter paru, baru 37 dari kebutuhan 160. Akses layanan pasien terhambat, fasilitas kesehatan jadi sorotan.