Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepala Desa Balecatur, Gamping, Sleman, Sebrat, secara pribadi membagikan 7.000 paket sembako berisi sejumlah bahan pokok seperti beras dan minyak goreng.
Pembagian paket sembako itu dilakukan di halaman rumahnya Jalan Wates, Perengdawe, Gamping, Minggu (4/8/2013) pagi.
Sebrat mengatakan sasaran penerima sembako yakni warga Balecatur yang sebelumnya diberi kupon sebagai tanda bukti menerima paket sembako. Pihaknya sengaja tidak menyalurkan bantuan tersebut melalui badan resmi agar bisa tersalurkan secara langsung kepada warga miskin.
"Kami ingin warga juga bisa merasakan kebahagian sat Lebaran. Terutama warga yang kurang mampu," terangnya, Minggu (4/8/2013).
Dari ribuan warga yang menerima mayoritas adalah ibu-ibu dan wanita lanjut usia. Mereka rela mengantri dari pukul 07.00 wib demi mendapatkan jatah sembako tersebut di halaman rumah Kepala Desa sebelum paket sembako dibagikan panitia.
"Berkat kesigapan panitia dibantu aparat keamanan, polisi dan TNI berjalan lancar dan Insyaallah acara ini akan rutin digelar tiap tahun pada saat ramadan," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.