Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja memperkirakan cuaca di DIY saat hari Lebaran cerah berawan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir turun hujan saat menjalankan ibadah sholat Idulfitri.
"Pada pagi hari, cuaca cenderung cerah berawan. Sedang untuk sore hingga malam hari berpotensi hujan dengan curah hujan ringan," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meterologi Klimatologi (BMKG) Jogja Tony Agus Wijaya di Yogyakarta, Selasa (6/8/2013)
Meskipun demikian, lanjut dia, potensi hujan tidak akan terjadi secara merata di wilayah DIY namun cenderung berada di bagian selatan, yaitu di Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul dan wilayah sepanjang pantai selatan.
"Jika hujan turun, maka intensitasnya tidak akan lebih dari 20 milimeter (mm) per 24 jam," katanya.
Saat Lebaran, suhu udara saat siang hari mencapai 32 derajat celcius, sedangkan pada malam hari atau dini hari turun mencapai 20 derajat celcius.
"Perbedaan suhu maksimal dan minimal cukup signifikan, sehingga bisa berpotensi menurunkan daya tahan tubuh. Masyarakat pun harus bisa menjaga kondisi tubuhnya agar tidak mudah terserang penyakit. Apalagi bagi mereka yang sedang melakukan perjalanan mudik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.
Jamsostek Award 2026 DIY memberikan penghargaan kepada pemda, kalurahan, serta perusahaan. Simak daftar lengkap para penerimanya.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.