Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Harianjogja.com, BANTUL - Jalur utama di wilayah Bantul diakui minim rest area. Pengemudi diimbau beristirahat di SPBU.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Eddy Susanto menjelaskan http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/07/mudik-lebaran-2013-jalur-utama-bantul-minim-rest-area-435740">langkah awak bus malam menggunakan sopir pocokan tanpa dilengkapi SIM yang sesuai jenis kendaraan tidak bisa dibenarkan.
"Meskipun alasannya untuk bergantian mengemudi agar pengemudi bisa istirahat," katanya, Selasa (6/8/2013).
Ia menjelaskan minimnya rest area di sepanjang jalur utama mudik melintas Bantul, karena memang belum ada pembangunan khusus rest area.
Namun demikian, lanjut Eddy, beberapa tempat dapat menjadi alternatif peristirahatan seperti SPBU, tempat ibadah, pos-pos pengamanan lebaran, juga tempat-tempat yang aman dan tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas umum.
"Yang jelas tidak boleh dipaksakan kalau sopir ngantuk. Kalau sopir ijin penumpang untuk istirahat sejenak saya yakin penumpang menerim," tegasnya.
Menurut dia, Pemkab Bantul belum punya rencana menggagas pembangunan rest area khusus itu jadi gunakan tempat alternatif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.