Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi Lebaran (Dok/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, SLEMAN- Jelang perayaan Idulfitri banyak ditemukan penjual kulit ketupat di pinggir jalan di depan beberapa pasar tradisional. Hal ini membuat jalur lalu lintas nampak macet.
Seperti yang terjadi di depan Pasar Demangan, penjual kulit ketupat ini terlihat banyak menjajakan barang dagangannya di trotoar. Jalan Gejayan yang mulai padat menjadi semakin macet.
Salah satu pengendara, Putri mengaku kesal dengan pedagang yang berjualan ditrotoar ini. Dia berharap pedagang musiman ini bisa lebih rapi dalam menjajakan barang dagangannya.
"Saya berharap yang berjualan kulit ketupat ini bisa masuk pasar. Kan pasar juga sedang sepi. Kalau di trotoar banyak pembeli yang parkir dan menghambat lalu lintas," kata Putri, Rabu (7/8/2013).
Hal serupa juga terlihat di depan Pasar Sambilegi Jalan Solo. Di sana banyak pedangan ketupat yang berjualan di atas trotoar di depan pasar tradisional ini. Bahkan tidak jarang lalu lintas menuju ke Solo dalam keadaan macet dan tidak bergerak.
Masih soal pedagang kulit ketupat juga terlihat di depan Pasar Kolombo, Jalan Kaliurang. Pedagang di sini malah berjualan di kanan kiri ruas jalan hingga menyebabkan jalan menyempit.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Sleman, Sulton Fatoni mengaku sudah memberikan himbauan pada para pedagang. Namun pedagang musiman ini memang selalu bandel.
"Kami hanya bisa menghimbau, untuk penindakan bukan pada kami namun di polisi. Tapi sejauh ini memang para pedagang musiman ini selalu berjualan di trotoar saat menjelang Lebaran," tambah Sulton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.