30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sebanyak tiga pondok pesantren di Gunungkidul tutup sementara lantaran tidak ada santrinya. Kementrian Agama Gunungkidul menyebut salah satu penyebabnya karena kurang minat warga Gunungkidul mengenyam pendidikan di pondok pesantren.
"Warga Gunungkidul masih banyak yang belum berminat tinggal di pondok. Seperti di wilayah selatan itu, bahkan tidak ada pondok sama sekali," kata Kepala Kementrian Agama Gunungkidul, Masdjuri, kepada Harian Jogja, beberapa waktu lalu.
Ketiga pondok pesantren yang tutup adalah Tarbiyatur Quran di Giring Sodo Kecamatan Paliyan, Syaroful Ummah dan Nurul Ihsan di Ledoksari, Wonosari.
Menurut Masdjuri, ketiga pondok tersebut tutup karena tidak ada santri yang bermukim (menginap).
"Syarat menjadi pondok pesantren itu adanya santri minimal 15 orang yang mukim. Adanya kiai dan tempat ibadah" kata dia.
Masdjuri tidak bisa berbuat banyak pondok pesantren yang tutup sementara karena pihaknya hanya sebagai fasilitaror. Tidak bisa terlibat dalam pondok pesantren.
Sementara Pimpinan Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad Ledoksari, Kharis Masduki menyatakan, kurang aktifnya ketiga pesantren bukan berarti minat masyarakat Gunungkidul terhadap pendidikan agama minim, namun lebih pada tokoh sentral atau kyai yang belum bisa sepenuhnya berada di pondok pesantren.
Menurut Kharis, pondok pesantren saat ini tidak lagi menjadi nomor dua dalam pendidikan. Justru, menurut dia, menjadi pilihan pertama ketika pergaulan lingkungan kurang tertata. "Banyak orang tua yang ingin memasukan anaknya ke pondok karena memang pendidikan akhlak yang sangat penting" katanya
Santri Darul Quran Wal Irsyad saat ini berjumlah 513. Jumlah tersebut, kata Kharis, 50% merupakan warga asli Gunungkidul. (Ujang Hasanudin)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.