OJK Ungkap 19 Pinjol Bermasalah, Kredit Macet
OJK mencatat 19 pinjaman online memiliki kredit macet di atas 5 persen per April 2026. Outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp102,07 triliun.
Harianjogja.com, JOGJA – Dinas Pariwisata DIY bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI mengadakan Festival Film Indie Tingkat pelajar se DIY 2013.
Kegiatan yang bertujuan mempromosikan kebudayaan khas Jogja ini sekaligus mengajak para sineas muda dari kalanagn pelajar untuk menunjukkan karya sinematografi mereka dalam bentuk film pendek.
Mengusung tema Jogja Istimewa, para peserta ditantang untuk membuat film pendek berdurasi 15-20 menit. Karya itu akan mengikuti proses penjurian dan akan diputar dalam festival yang akan digelar 2-13 September 2013 itu.
Tak sekadar lomba, pelajar yang tertarik mendalami bidang perfilman juga dapat mengikuti workshop yang diadakan selama festival berlangsung.
Kepala Seksi Kelembagaan Dinas Pariwisata DIY Haris Iskandar kepada Harian Jogja Senin (12/8/2013) mengatakan, pemilihan tema ini merupakan salah satu upaya mengenalkan dan mempromosikan berbagai kearifan lokal dan kebudayaan yang dimiliki DIY. Selain itu, pihaknya juga ingin mengajak sineas muda untuk berkreasi.
“Kami memang sengaja menyasarkan pada kalangan pelajar untuk mengangkat tema-tema kebudayaan di Jogja,” ujarnya.
Haris menambahkan, tak ada batasan jumah karya yang dapat diikutkan dalam festival yang terselenggara berkat kerjasama Dinas Pendidikan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini. Masing-masing peserta juga bebas berkreasi selama tidak mengandung unsur pornografi dan SARA. Selain itu, berbagai hadiah menarik juga disiapkan untuk karya-karya terbaik.
Rencananya, penjurian akan dilakukan secara langsung oleh para praktisi sinematografi. “Seluruh proses penjurian akan diserahkan kepada ahlinya dan terlepas dari panitia. Sehingga bisa dipastikan karya yang terpilih adalah yang terbaik,” pungkas Haris. (Gilang Jiwana)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat 19 pinjaman online memiliki kredit macet di atas 5 persen per April 2026. Outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp102,07 triliun.
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.933 per dolar AS pada Kamis 11 Juni 2026. Pasar menanti data inflasi AS dan penjualan ritel Indonesia.
Pemkot Pekalongan, Polres, dan Kemenag melatih pengasuh pesantren untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan seksual terhadap santri.
Pemkab Sleman menggandeng BSI untuk memperluas pembayaran pajak digital guna mengejar target penerimaan pajak daerah Rp1,3 triliun.
BI Rate naik menjadi 5,5%. APPI menilai dampak terbesar akan dirasakan nasabah baru yang mengajukan kredit karena bunga berpotensi meningkat.
BKPSDM Kota Jogja mengingatkan ASN yang live media sosial untuk kepentingan pribadi saat jam kerja berpotensi melanggar disiplin dan terkena sanksi.