OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Wisatawan menikmati pemandangan dari Puncak Suroloyo Pegunungan Menoreh Kulonprogo. (JIBI/Harian Jogja/Nina Atmasari)
Harianjogja.com, KULONPROGO - Target kunjungan wisatawan di Kulonprogo dalam libur lebaran 2013 meleset. Meski demikian, terjadi peningkatan kunjungan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Kulonprogo (Disbudparpora) Eko Wisnu Wardhana mengatakan sebelumnya mereka memang menargetkan kunjungan wisatawan di beberapa titik wisata Kulonprogo sebanyak 70.000 orang. Hal ini dikarenakan panjangnya libur lebaran tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Akan tetapi, prediksi tersebut meleset karena jumlah total kunjungan sekitar 50.000-an. Meski meleset jumlah itu lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang menyentuh angka 45.000.
"Dari jumlah tersebut, kami masih melakukan penghitungan berapa potensi pendapatan yang masuk ke kas daerah," tutur dia, Senin (19/8/2013).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
TVRI Yogyakarta siapkan titik nobar Piala Dunia 2026 di seluruh DIY, dari Kota Jogja hingga Gunungkidul, libatkan UMKM.
Pemkot Jogja siapkan strategi hadapi kenaikan BBM, dari efisiensi anggaran hingga operasi pasar untuk jaga daya beli.
Cemas di malam hari ternyata dipicu stres dan aktivitas digital. Simak penjelasan ahli dan cara mengatasinya agar tidur lebih nyenyak.
Kasus penagihan utang di Ponjong Gunungkidul berujung penganiayaan, tiga tersangka diamankan polisi.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250, pemerintah akui ada pergeseran ke Pertalite namun belum berdampak besar pada subsidi.