Modus Lempar Paket ke Dalam Lapas Digagalkan, Diduga Berisi Sabu
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Harianjogja.com, JOGJA–Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) DIY melaporkan, kinerja perbankan di DIY pada triwulan kedua 2013 ini mengalami perkembangan yang melambat.
Berdasarkan data dari KPBI DIY, pada triwulan II atau Juni 2013 lalu, aset perbankan di DIY hanya tumbuh 15,20% (yoy). Pertumbuhan tersebut lebih rendah jika dibandingkan periode yang sama 2012 lalu yang mencapai 21,37%.
Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Djoko Raharto mengatakan, pertumbuhan aset perbankan DIY pada triwulan II 2013 sebenarnya masih tumbuh cukup tinggi. Namun, lanjut dia, pertumbuhan di triwulan kedua ini lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Total aset perbankan DIY pada triwulan kedua mencapai Rp43,03 triliun atau tumbuh sebesar 15,20 persen (yoy). Pertumbuhan tersebut relatif lebih rendah dibandingkan triwulan II 2012 yang mencapai 21,37 persen," ujarnya, Senin (19/8/2013).
Menurut dia, menurunnya pertumbuhan aset karena melambatnya ekspansi penyaluran kredit di sisi aktiva, sementara di sisi pasiva penghimpunan dana perbankan DIY juga tumbuh melambat pada triwulan laporan."Kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi yang melambat," tambahnya.
Pertumbuhan melambat juga terlihat di sisi dana pihak ketiga (DPK) perbankan DIY pada triwulan II 2013, dimana hingga Juni 2013, total DPK yang berhasil dihimpun perbankan DIY hanya Rp36,7 triliun dengan angka pertumbuhan sebesar 17,20 % (yoy) dan lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 18,40 % (yoy).
”Sedangkan untuk penyaluran kredit mengalami pertumbuhan sebesar 20,89 persen atau sedikit lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang hanya 19,8 persen,” katanya.
Sementara itu, untuk loan deposit ratio (LDR), menurut Djoko, LDR perbankan DIY sebesar 65,23% meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya 62,35%. "Pencapaian positif tercermin dari kualitas kredit yang relatif lebih baik dengan rasio non performing loan gross hanya 2,49 persen," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Porsche Taycan dikabarkan bakal dihentikan produksinya pada 2030. Laporan media Jerman menyebut manajemen dan dewan pekerja telah sepakat. CEO Michael Leiters b
Slipknot resmi mengumumkan perpisahan dengan Sid Wilson setelah hampir tiga dekade bersama. Alasan keluarnya sang DJ masih menjadi misteri.
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Korban gempa M7,7 di Nagekeo, NTT bertambah menjadi 38 jiwa. Ribuan warga mengungsi, bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terdampak.