Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Harianjogja.com, BANTUL - Pasar klitikan Niten Bantul masih butuh penambahan fasilitas umum untuk pedagang dan pengunjung. Tempat mencuci tangan untuk umum diperlukan di beberapa titik lokasi los.
"Kran saluran air untuk cuci tangan belum ada sebenarnya menjadi kebutuhan pedagang maupun pengunjung," kata Salman, 38, di temui Harian Jogja, Selasa (20/8/2013) malam.
Pedagang klitikan onderdil sepeda motor asal Wonokromo, Pleret tersebut mengatakan tidak adanya tempat cuci tangan membuat pengunjung dan pedagang harus ke toilet umum tiap kebutuhan mencuci dengan dikenakan tarif kebersihan.
Tak hanya tempat cuci tangan, pelayanan para pedagang Pasar Niten juga mengeluhkan minimnya daya listrik yang tersedia dan cukup terbatas.
Aliran listrik untuk lampu penerang sering drop dan terputus karena kebutuhan tiap pedagang tidak sama. Kebutuhan listrik pedagang klitikan onderdil sepeda motor tidak sama dengan pedagang klitikan elekronik yang relatif lebih besar.
"Lampu penerangnya kios sering drop karena penggunaan antar pedagang tidak bisa disama ratakan," tandas seorang pedagang yang lain. Pedagang asal Kasihan, Triyono, mengaku iuran listrik tiap bulannya dikenai Rp 5.000 per pedagang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.