OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Sebanyak 180 anggota Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Kabupaten Kulonprogo, mulai melakukan audit tempat pemungutan suara agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2014.
Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kulonprogo Pujarasa Satuhu mengatakan setiap tempat pemungutan suara (TPS) diaudit oleh satu anggota Panitia Pengawas Lapangan (PPL).
"Di Kabupaten Kulonprogo terdapat 180 TPS. Audit TPS bertujuan supaya tidak ada pemilih ganda, orang yang meninggal masih dicatat, atau pemilih yang belum cukup umur terdaftar," katanya, Rabu (21/8/2013).
Ia mengatakan tugas utama PPL adalah melakukan verifikasi daftar pemilih sementara (DPS) menjadi DPS hasil perbaikan, hingga ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT).
"Saat ini kami sedang melakukan bimbingan teknologi (bimtek) bagi PPL tentang mekanisme audit DPS hingga pelaporannya. Mereka bekerja secara singkat, sehingga perlu adanya pemahaman yang seragam untuk mendukung keberhasilan dalam menetapkan daftar pemilih," katanya.
Ia mengatakan DPS hasil perbaikan paling lambat dilakukan verifikasi pada 23 Agustus 2013.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Jadwal KRL Jogja Solo Jumat 12 Juni 2026 lengkap semua stasiun, 14 perjalanan, tarif Rp8.000, cek jam berangkat terbaru.
Jadwal Grup A Piala Dunia 2026 WIB, prediksi skor Meksiko vs Afrika Selatan dan Korea Selatan vs Ceko lengkap analisis.
Harga bahan pokok di Batang masih stabil pasca kenaikan BBM, cabai turun, ayam kampung dan kedelai mulai naik.
Pemkab Sleman kirim 10 personel bantu BPN, percepat layanan pertanahan di tengah transformasi sistem elektronik.
Pemkot Pekalongan siapkan proyek drainase Rp5 miliar sepanjang 1,2 km untuk kurangi genangan dan optimalkan aliran air.