Harga BBM Hari Ini Kamis 24 September 2026, Pertamax Tetap
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Soy beans are seen after being harvested in the outskirts of Gualeguaychu city, 230 km (143 miles) north of Buenos Aires, March 30, 2008. REUTERS/Andres Stapff
Harianjogja.com, JOGJA- Harga sejumlah kebutuhan pokok serta sayuran di wilayah Jogja turun.
Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM DIY, pada Rabu (21/8/2013), penurunan harga juga terjadi pada komoditas telur ayam broiler yang turun dari Rp18.000 menjadi Rp17.500.
Begitu juga dengan komoditas sayuran yakni kacang kedelai yang turun dari Rp9.000 menjadi Rp8.300 per kilogram, tomat turun dari Rp4.500 menjadi Rp3.800 per kilogram, wortel turun dari Rp12.000 menjadi Rp10.000 dan kembang kol turun dari Rp14.000 menjadi Rp9.000 per kilogram.
Pengawas Peredaran Barang dan Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) DIY Sugiyono mengatakan, untuk komoditas sayuran selain karena faktor permintaan, penurunan harga terjadi karena di tingkat petani produksi sudah mulai membaik.
“Harapannya cuaca kemarau ini masih akan terjadi hingga tiga bulan ke depan dan produksi tanaman hortikultura meningkat sehingga mampu menekan harga di pasar,” kata dia, Rabu (21/8/2013).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Operasi kebakaran Transhome ditutup, tetapi basement masih bersuhu 200 derajat Celsius dan satu armada damkar tetap disiagakan.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.