OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Harianjogja.com, SLEMAN—Kondisi bayi yang ditemukan pondok pesantren HM Imam Syafei di Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Minggu (11/8/2013) malam menunjukkan perkembangan normal.
Bayi yang kini dirawat di RSUD Sleman di Morangan kini sudah bisa minum air susu ibu.Menurut Kepala RSUD Sleman, Joko Hastaryo mengatakan jika bayi yang ditemukan dengan berat 900 gram tersebut menunjukkan perkembangan.
“Selama ini bayi yang kecil itu dirawat intensif. Namun kondisinya dari hari ke hari menunjukkan tanda-tanda baik. Bahkan kini sudah bisa minum tidak lagi bergantung pada cairan melalui infus,” kata Joko di RSUD Sleman, Rabu (21/8/2013).
Joko menambahkan setiap hari bayi mungil ini bisa menghabiskan 180 CC air susu ibu (ASI). “Sebab per dua jam perawat memberi ASI 3CC. Sedangkan pernafasan masih harus dibantu dengan alat,” jelasnya.
Kepala Ruang Bayi RSUD Sleman, Andarini mengatakan ASI diberikan dari pendonor yang juga perawat di RSUD Sleman. Kebetulan, suster tersebut memiliki anak perempuan juga yang lahir pada bulan lalu.
“Memang ada pendonornya. Kalau bayi ini memang harus minum ASI, karena lambungnya yang masih kecil dan rentan jika meminum air putih biasa atau susu pabrikan,” kata Andarini.
Andarini mengatakan perkembangan fisik bayi cukup baik. Terlihat dari beberapa organ yang sudah berfungsi dengan baik meskipun masih perlu bantuan. Bahkan bayi ini sudah tidak merasa kedinginan lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Jadwal Grup A Piala Dunia 2026 WIB, prediksi skor Meksiko vs Afrika Selatan dan Korea Selatan vs Ceko lengkap analisis.
Harga bahan pokok di Batang masih stabil pasca kenaikan BBM, cabai turun, ayam kampung dan kedelai mulai naik.
Pemkab Sleman kirim 10 personel bantu BPN, percepat layanan pertanahan di tengah transformasi sistem elektronik.
Pemkot Pekalongan siapkan proyek drainase Rp5 miliar sepanjang 1,2 km untuk kurangi genangan dan optimalkan aliran air.
Tujuh SPPG di Gunungkidul berhenti beroperasi akibat IPAL dan anggaran, ribuan siswa belum terjangkau program MBG.