Bukannya Memperkuat, Sejumlah Kebijakan Pemerintah Pusat Justru Dinilai Melemahkan Desa
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Harianjogja.com, JOGJA- Salak Pondoh asal Sleman, DIY kini resmi dipatenkan setelah sebelumnya diajukan hak paten ke Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementerian Hukum dan HAM pada awal tahun lalu.
Kepala Bagian Keuangan yang juga mantan Kepala Sub Bidang Hak Cipta Dirjen HKI, Surahno mengatakan, salak Pondoh kini telah mengantongi sertifikan HKI.
Sertifikat itu akan diserahkan pada 27 Agustus mendatang di Keraton Jogja bersamaan penyerahan 14 sertifikat HKI lainnya untuk stakeholder terkait.
Penerima sertifikat tersebut diantaranya Pemkab di empat kabupaten di Jogja serta sejumlah perguruan tinggi. Untuk salak Pondoh, sertifikat HKI diberikan kepada asosiasi petani yang selama ini menanam salak Pondoh.
HKI salak Pondoh menurutnya mengenai indikasi geografis yang mengatur secara rinci bagaimana kondisi geografis lahan salak Pondoh di Sleman.
"Misalnya PH tanah [kadar keasaman tanah] nya diteliti jadi rasa salak Pondoh itu tetap berbeda dengan salak lain, walaupun misalnya salak Pondoh juga ditanam di daerah lain, tapi rasanya tetap beda dengan yang di Sleman," terang Surahno saat diskusi di Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jogja, Rabu (21/8/2013) malam.
Konsekuensinya setelah mengantongi sertifikat HKI, maka siapapun yang hendak memproduksi atau mengeksploitasi produk salak pondoh untuk kepentingan bisnis harus mendapat izin dari Pemkab Sleman. Selain itu setiap produk olahan yang menggunakan label "Salak Pondoh" maka bahan baku salaknya harus membeli dari petani Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Undang-Undang (UU) Desa dinilai belum mampu menghantarkan masyarakat desa menjadi sejahtera dan bermartabat.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.