Disuruh Cari Utangan, Istri Dianiaya

Sabtu, 24 Agustus 2013 13:15 WIB
Disuruh Cari Utangan, Istri Dianiaya

Harianjogja.com, KULONPROGO- Seorang suami tega menganiaya istrinya di Dusun Klebakan, Desa Salamrejo, Kecamatan Sentolo, Kamis (22/8/2013) sore. Penyebabnya hanya karena sang istri tidak bisa dihubungi melalui ponsel.

Informasi yang dihimpun, pelaku berinisial TAT sementara istirnya bernama Siti Arifah,24. Akibat perlakuan suaminya, korban mengalami luka memar di bagian wajah.

Kejadian itu bermula ketika pelaku menyuruh korban untuk mencari pinjaman uang ke kerabat atau kenalan. Permintaan tersebut dituruti korban yang segera meninggalkan rumah untuk mencari mencari utang.

Saat memberikan keterangan di hadapan polisi, korban menceritakan beberapa kenalan yang didatangi tidak ada yang bersedia memberikan pinjaman. Ia makin panik dan mulai mencari pinjaman ke kenalan lainnya akan tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Karena saya carinya lama, batrei ponsel saya sampai ngedrop, sehingga suami saya tidak bisa menghubungi saya. Begitu pulang, dia marah-marah,” ungkap korban, Sabtu (24/8/2013).

Ia melanjutkan, setelah marah-marah, pelaku mengungkapkan kecurigaannya karena korban susah dihubungi dan terlalu lama mencari pinjaman. Sembari marah-marah pelaku kemudian membenturkan kepalanya ke arah wajah korban sehingga menyebabkan luka memar.

Tidak terima dengan perlakuan suaminya, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Sentolo, Kamis malam.

Kapolsek Sentolo, Komisaris Polisi Budi Susilanto menyatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan petugas Reskrim.

"Penyelidikan masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi,” ungkap Kapolsek.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online