Kriminal Meningkat, Warga Diminta 'Srawung'

Minggu, 25 Agustus 2013 15:54 WIB
Kriminal Meningkat, Warga Diminta 'Srawung'

Ilustrasi pencurian (Dok/JIBI/Solopos)

Harianjogja.com, SLEMAN- Terjadinya sejumlah tindakan kriminal bahkan berujung pembunuhan beberapa waktu terkahir diharapkan membuat warga di wilayah Kalasan Sleman lebih waspada.

“Saya sudah sampaikan kepada setiap warga agar meningkatkan kewaspadaan dan lebih mengaktifkan siskamling di masing-masing dusun," ungkap Camat Kalasan Sleman, Samsul Bakri, Minggu (25/8/2013).

Menurut dua, jika perlu memang seharusnya budaya 'srawung' dihidupkan kembali. Samsul meminta warga agar lebih peduli terhadap lingkungannya.

Pasalnya, hal yang tidak biasa kemungkinan besar akan berakibat sesuatu yang luar biasa dalam bermasyarakat.

"Misalnya jika ada sesuatu yang mencurigakan di masyarakat, warga harus segera menginformasikannya kepada ketua RT/RW atau Kepala Dukuh setempat. Agar segera ada tindakan selanjutnya,” harap Samsul.

Ia mengakui saat Ramadan lalu hingga menjelang Lebaran, terjadi kecenderungan peningkatan tindak kriminalitas di Kecamatan Kalasan. Untuk itu ia meminta peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungannya masing-masing.

"Kalau hanya mengandalkan aparat, personel kami terbatas. Jadi memang harus ada komunikasi dan koordinasi antara aparat dan warga dalam menjaga keamanan daerah," tambah Samsul.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online