Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Ilustrasi SMS (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, KULONPROGO- Sebuah pesan singkat (sms) gelap masuk ke ponsel beberapa pejabat di Kulonprogo. Isinya, mempertanyakan keseriusan pemerintah menjaga ketertiban sehubungan dengan kasus penganiayaan di Desa Kaliagung, Kecamatan Sentolo.
Camat Sentolo, Aspiyah, Kamis (29/8/2013) membenarkan ada sms yang dianggap cukup meresahkan dan bisa menyulut konflik terbuka. Ia belum memastikan siapa pengirim pesan tersebut tapi disinyalir merupakan salah satu tokoh sesepuh di wilayah Desa Kaliagung.
“Benar ada sms yang masuk ke ponsel beberapa pejabat dan warga lainnya. Awalnya mungkin mau ditujukan ke pak bupati [Hasto Wardoyo],” kata Aspiyah saat dihubungi harianjogja.com.
Informasi yang diperoleh pesan singat tersebut berbunyi "sekilas info kader warga kaliagung sentolo dihajar habis-habisan sampai luka parah oleh kelompk preman terorganisir PANGUNCI (paguyuban ngombe ciu) yang diback up oknum BRIMOB Sentolo, keluarga korban khawatir akan keselamatannya, DIMANA ADVOKASI PEMDA?, BAGAIMANA PERAN PEMDA DALAM MENJAGA KETERTIBAN DI KP?"
Menurut Aspiyah, sms itu berhubungan dengan tindak penganiayaan yang dialami Andrian warga Dusun Jetak, Desa Kaliagung yang dikeroyok gerombolan pemabuk 24 Agustus lalu. Ia melanjutkan, korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Sentolo.
“Saya sudah cek ke pihak polsek dan penyidikan sampai pada tahap pemeriksaan saksi-saksi. Kami tidak ingin sms itu bisa memicu keresahan di tengah masyarakat dan kami berharap hubungan antarwarga bisa berjalan sebagaimana biasanya. Ini kah tahun politik jadi setiap tindakan bisa melebar kemana-mana,” lanjut Aspiyah.
Kapolsek Sentolo, Komisaris Polisi Budi Susilanto membenarkan informasi tersebut. Menurut dia, penyidik sudah memiliki memeriksa beberapa orang saksi yang semuanya mengarah kepada dua orang terduga pelaku penganiayaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Dana Transfer ke Daerah atau TKD 2027 mencapai Rp735 triliun, naik Rp42 triliun, tetapi masih 20,1% di bawah alokasi 2025.
Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng bagi penyintas gempa NTT. Bantuan mencapai 10 ton beras dan 1.000 liter minyak per kabupaten.
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong. BPBD menyebut belum ada laporan rumah warga rusak, tetapi plafon dan dinding kantor PU terdampak.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
PLN siagakan 45.000 personel dan cadangan daya 9 GW untuk mengamankan kelistrikan nasional saat HUT ke-81 RI.