OPINI: Panas Ekstrem, Bencana Sunyi yang Menggerus Ekonomi
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Harianjogja.com, JOGJA—Setelah pekan lalu grup rock asal Swiss Scream Your Name tampil di panggung Purawisata dengan warna musik Hardcore, kali ini, Starlight, band rock lokal asal Jogja bergantian menghibur penoton pada Sabtu (31/8/2013), malam.
Band yang besar di kafe ini merupakan satu – satunya grup rock yang masih eksis hingga sekarang, bahkan tidak jarang menjadi grup pendamping, sejumlah grup band raksasa Indonesia seperti God Bless, Jamrud, Boomerang, Slank, Power Metal.
“Tidak hanya kerap menjadi pendamping sejumlah band rock besar Indonesia. Salah satu basist mereka [Starlight] kini bermain di Mahadewa. Ini membuktikan kualitas mereka,” kata Dewo Plo, Manajer Program Purawisata.
Dalam konser yang akan dimulai pada pukul 20.00 WIB itu, Starlight akan didampingi Laffa Band dan Audire. Kedua band ini sudah tidak asing lagi di kalangan anak muda dan sudah memiliki masa yang cukup kuat baik di Jateng maupun DIY. Kedua band tersebut akan membawakan lagu lagu rock Indonesia.
Dalam penampilan Sabtu besok, Starlight akan mengusung lagu – lagu rock nasional maupun mancanegara seperti Metallica, Bon Jovi, GNR, Led Zeplin, Skid Row, Deep Purple, The Beatles, Slank, Dewa, Voodo, God Bless, Boomerang, Powerslaves, Power Metal.
Bagi penggemar Classic Rock yang berniat menyaksikan konser tesebut, panitia menjual tiket itu dengan harga Rp 10.000. “Tiket bisa didapatkan hingga hari H konser,” tukas Dewo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panas ekstrem diam-diam menggerus ekonomi Indonesia. Saatnya beralih dari respons bencana ke adaptasi iklim yang antisipatif.
Alwi Farhan singkirkan Lee Chia Hao dua gim langsung ke semifinal Australian Open 2026. Rehan/Gloria tersingkir, Alwi jadi harapan terakhir Indonesia di Sydney.
Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di Semugih, Kapanewon Rongkop dengan tersangka GS asal Tambakromo, Ponjong.
Putri Bajrakitiyabha Thailand meninggal dunia usia 47 tahun setelah koma tiga tahun, memunculkan sorotan suksesi kerajaan.
Sepuluh saksi kasus dugaan korupsi CSR BI dan OJK mangkir dari panggilan KPK, penyidikan masih berjalan sejak 2024.
Gelombang di pantai selatan Gunungkidul diprediksi mencapai 4 meter hingga 14 Juni 2026. SAR mengimbau wisatawan dan nelayan meningkatkan kewaspadaan.