Dewan Usulkan Bus Trans Jogja Dikembalikan
Harianjogja.com, JOGJA - DPRD Kota Jogja mengusulkan kepada pemerintah daerah setempat untuk mengembalikan 20 unit bus bantuan Kementerian Perhubungan yang digunakan sebagai armada Trans Jogja, ke pusat.
"Lebih baik 20 unit bus itu dikembalikan ke pusat saja karena Jogja juga tidak bisa menggunakannya," kata Ketua DPRD Kota Jogja, Henry Koencoroyekti, Jumat (30/8/2013).
Apalagi, katanya, http://www.harianjogja.com/baca/2013/08/30/trans-jogja-akan-tambah-20-bus-2-442566" target="_blank">DIY sudah memilih untuk menggunakan bus Trans Lampung.
Menurut dia, 20 bus milik Pemerintah Kota Jogja yang digunakan sebagai armada Trans Jogja sudah dalam kondisi tidak bagus sehingga apabila harus diperbaiki akan memerlukan biaya yang tinggi.
Pemerintah, lanjut dia, tidak memiliki biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki bus tersebut.
"Biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki bus dimungkinkan sama dengan membeli bus baru. Karenanya, pilihan untuk mengembalikan ke pusat lebih realistis," lanjutnya.
Sebelumnya, Mantan Ketua Panitia Khusus Bus Trans Jogja DPRD Kota Jogja Ervian Parmunadi juga mengusulkan hal serupa agar bus dikembalikan ke pemerintah pusat.
"Tujuan dari pemberian bus adalah untuk angkutan umum. Padahal, Pemerintah Kota Jogja tidak memiliki perusahaan untuk menjalankan angkutan umum itu. Maka sebaiknya, bus dikembalikan saja ke pusat," katanya.
Saat ini, 20 unit bus bantuan tersebut masih dalam status pinjam pakai dengan Pemerintah DIY yang berakhir pada Desember.
Ervian menambahkan, pengembalian bus bantuan ke pemerintah pusat merupakan pilihan yang cukup realistis meskipun akan memberikan pengaruh buruk terhadap penilaian pemerintah pusat terhadap Pemerintah Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share